Tag Archives: training

PSIKODRAMA UNTUK REHABILITASI KORBAN NARKOBA


Seorang terlibat dengan penyalahgunaan Narkoba, lebih tepat di sebut sebagai Korban, daripada Sebagai Pelaku. Dengan demikian maka tidaklah tepat bila mereka di hukum penjara. Apalagi sekarang Penjara sudah over kapasitas, dan banyak penghuninya adalah Korban Narkoba.

Seseorang bisa sampai terjerat Narkoba, biasanya di awali dengan coba-coba, atau juga lebih sering karena diajak temen (peer pressure), situasi yang wajar di kalangan Remaja. Maka yang perlu dilakukan adalah memberikan penguatan pada Remaja, agar mampu mensikapi dengan bijak kondisi dan situasi tersebut. Bila Remaja sudah kuat bekal mentalnya mereka tidak akan terjerat dan kecanduan, meskipun ia sempat mencoba demi rasa ingin tahu dan rasa kebersamaannya. Mereka akan mampu menolak, dan membuat batasan untuk dirinya dalam berteman, mereka tetap berteman namun tidak mengikuti apa saja yang dilakukan temannya, terutama perilaku yang berisiko (Narkoba). Continue reading →

Advertisements

50 Tips untuk Siswa Magang


Ingatlah! Selain pendidikan Anda, cara transisi paling penting dari siswa menjadi profesional adalah Magang. Ini adalah pengalaman kerja kolaboratif dengan para profesional di bidang yang Anda minati dengan penekanan pada proses belajar dan bukan produktif. Hal ini dapat menjadi komitmen full time atau part time, untuk satu semester atau saat liburan. Dalam pasar tenaga kerja yang sangat kompetitif saat ini, berbagai pengalaman magang sangat diharapkan oleh calon pemberi kerja. Tanpa hal-hal tersebut, anda dalam kondisi yang sangat tidak menguntungkan. Jangan menunggu sampai saatnya tiba, dan baru anda sadari bahwa anda tidak memiliki pengalaman di bidang yang anda minati. Magang adalah bagaimana anda dapat memastikan nilai jual anda.

Continue reading →

Psikodrama adalah Eksplorasi Tindakan


Ini adalah istilah kegiatan kelas yang Saya gunakan untuk menyatakan drama, atau psikodrama. Penerapan drama, pada antologi saya di Interactive & Improvisational Drama. sudah  saya rubah, bagaimanapun saya pikir lebih baik untuk menyebut kategori ini “Eksplorasi Tindakan “-atau, sebagai alternatif, “Enactments Eksplorasi.” Saya menulis kembali dua buku besar untuk Psikodrama, memperbaruinya, dan menggunakan judul itu, untuk beberapa alasan:

Kebanyakan orang berpikir drama disetarakan dengan teater. Di antara seniman teater, drama adalah istilah yang lebih inklusif, tetapi hanya sedikit orang tahu ini. Drama (atau teater) untuk sebagian besar adalah scripted, perform, yang dilakukan aktor sebagai “produk polesan” kepada khalayak yang relatif pasif untuk tujuan hiburan. Dan budaya kita penuh tidak hanya drama panggung, namun juga film, program televisi, segala macam acara , DVD, dan sebagainya. Continue reading →

Mengelola Stres cara Psikodrama – Kesadaran Peran


Psikodrama Indonesia

Kamis, 12 Juni 2014
Acara mulai pukul 18.30 WIB, namun aku terlambat karena lalu lintas padat. Perjalanan dari Tembalang ke Gedung Telkomsel, ditambah dengan salah masuk Gedung :D.
Setelah diperkenalkan aku langsung cerita, apa itu stress, “Working Hard for something we don’t care about is called Stress, Working Hard for something we love is called Passion – Simon Sinek”
Peserta aku ajak merefleksikan kalimat di atas. Kemudian aku tanyakan siapakah yang sekarang sedang Stres. Kebanyaknya peserta adalah mahasiswa tingkat akhir baik S1 maupun S2 yang sedang mengerjakan tugas akhirnya. Mereka merasa stress.
Beberapa peserta mengungkapkan perasaannya yang “Galau” tersebut.

View original post 532 more words

Open Up Your Heart and Let The Sunshine In…..


Open Up Your Heart

Penerapan Psikodrama untuk Penyampaian Materi pada anak anak


Hari ini, Kamis, 16 Juni 2016, belajar bersama berlatih Roleplay,…

Lembaga Mahasiswa Psikologi Universitas Gadjah Mada, akan melakukan bakti sosial dengan berkunjung ke Panti Asuhan. Mereka akan melakukan Role Play dalam rangaka mengajak kesadaran akan pentingnya Kebersihan.

Pukul 09.09 WIB acara dimulai, meski masih ada yang akan datang tetap dimulai.

Aku buka dengan bertanya, “Tolong ceritakan apa yang diharapkan dari acara hari ini ? Continue reading →

Ringkasan Materi Pertemuan I, Pelatihan Dasar Keaktoran


Pertama dan utama perlu dipahami oleh aktor teater adalah 3 instrumen ini, yaitu Pikiran, Rasa, dan Tubuh. Hal ini selaras dengan konsep di Ilmu Psikologi, Kognisi (Pikiran), Afeksi (Perasaan) dan Konasi (Tindakan, yang dilakukan tubuh).

Pikiran
Pikiran seorang aktor perlu dilatih dan ditingkatkan wawasannya, dengan :
– Membaca buku
– Berdiskusi
– Observasi
– Mengumpulkan data-data yang ditangkap oleh Indera
– Menganalisa, Menyimpulkan

Rasa
Perasaan aktor juga perlu diolah, dengan :
– Mengenali tiap rasa yang dirasakan sendiri
– Mengenali perasaan yang dirasakan orang lain
– Melatih agar mampu Mengekpresikan rasa dengan tepat
– Melatih agar mampu membangkitkan rasa orang lain
– Berada dalam berbagai situasi
– Bertemu dengan berbagai karakter orang

Tubuh
Tubuh juga perlu dioptimalkan, termasuk dalamnya adalah Indera, dengan :
– Memberi asupan nutrisi yang seimbang
– Berolah raga
– Ikut latihan bela diri
– Menari
– Istirahat yang cukup
– Menjaga kesehatan

Dengan demikian bila dipahami, maka Latihan untuk menjadi aktor dapat dilakukan setiap saat, dalam kehidupan sehari-hari. Tentunya bila kita mempelajari sesuatu perlu adanya prioritas (Fokus), karena tidaklah mungkin kesemuanya akan dikuasai secara serempak, perlu proses bertahap dan membutuhkan waktu.
Mengenai ‘Fokus”, akan dibahas dalam pertemuan tersendiri.

Mohon masukan dan Feedback nya, terima kasih

Indriya Nati, 22 Juni 2016

8 Tips: Bagaimana Role Play yang efektif untuk Interviews & Assessments


Jan 19, 2016

Belajar Bagaimana Role Play yang Efektif

Metode Role Play biasanya digunakan sebagai bagian dari proses perekrutan, Assesmen Center dan program pengembangan kepemimpinan, biasanya berpusat di sekitar studi kasus rekaan yang relevan. Tujuan menggunakan role play umumnya untuk melihat bagaimana Anda mengelola orang, berperilaku dan seberapa efektif Anda berkomunikasi dan terlibat dengan orang lain – boleh jadi mereka manajer lini, rekan Sejawat, penerima langsung laporan, pelanggan potensial …dll Continue reading →

7 Hal yang Tidak Boleh Dilakukan oleh Penyedia Pelatihan


Di mana-mana Anda melihat, banyak saran tentang cara untuk menjalankan program pelatihan, apa yang harus dilakukan dan bagaimana melakukannya. Tapi tidak ada yang memberitahu Anda apa yang tidak boleh dilakukan – hal-hal yang dijamin mengecewakan atau mengurangi kualitas dari pelatihan Anda.

Jadi di sini adalah 7 daftar teratas dari hal yang tidak boleh dilakukan: Continue reading →

SOSIOMETRI DALAM PRAKTEK PSIKODRAMA


Jumat, 22 Januari 2015. Seorang temen minta tolong untuk memberikan pelatihan bagi SPG nya dengan metode Psikodrama. Temenku ini punya usaha berjualan asosoris smartphone, dengan mengelar boots di mall –mall. SPGnya a nad semua masih berstatus mahasiswa, dan menjadi SPG adalah sarana untuk belajar mencari penghasilan dan mengisi waktu luangnya dengan kegiatan yang produktif.

Tujuan dari pelatihan nantinya adalah membangun keakraban antar SPG dan temenku, selaku pemilik usaha, agar terjadi sinergi. Pekerjaan jadi terasa menyenangkan dan memberikan hasil optimal.

Ada permintaan khusus dari temenku, dalam prosesnya nanti diminta untuk bisa mendapatkan kandidat yang akan menjadi supervisor dari SPG nya. Ada didalam metode Psikodrama yang dapat memproses hal ini, yaitu Sosiometri Continue reading →

%d bloggers like this: