Tag Archives: Personal Development

Kesan-kesan Mengikuti Psikodrama, Berani untuk Jujur pada Diri Sendiri


Pertama kali saya mendengar tentang psikodrama Indonesia adalah dari teman seperjuangan, guru, dan inspirator saya, yaitu Ms. Christine. Kesan pertama yang muncul di benak saya dari cerita-ceritanya adalah “penasaran”. Ms. Christine menggambarkan psikodrama sebagai peluapan emosi kita yang terpendam selama ini, baik positif maupun negatif. Bisa membantu kita untuk lebih mengenal diri sendiri juga.

Apakah bentuknya seperti hipnosis?

Terapi? Continue reading →

Advertisements

Pengalaman Pertama Memberikan Pelatihan Menggunakan Psikodrama: Pelaksanaan (Bagian 2)



Sedikit demi sedikit, siswa-siswa SMA peserta seminar mulai memasuki ruangan. Beberapa siswa cowok mengintip masuk ke aula dari balik pintu. Saya langsung mengenali salah satu dari mereka, anak dari atasan saya. Sungguh, pencerahan yang satu ini memang bisa dikatakan bukan kebetulan, tapi mestikah ini terjadi? Haruskah anak itu siswa kelas X di sekolah itu? (Doa bertambah kencang) Continue reading →

Mindfulness, Meditasi, dan Psikodrama


Mindfulness adalah kondisi kesadaran penuh, (kondisi mental yang dicapai dengan memusatkan kesadaran seseorang pada saat ini, sementara dengan tenang mengakui dan menerima perasaan, pikiran, dan sensasi tubuh seseorang, digunakan sebagai teknik terapi ~ terjemahan Google),biasanya untuk melatihnya kebanyakan orang dengan Meditasi.

Bagaimana Psikodrama dapat untuk melatih mindfulness?

Berikut saya kutip tulisan “Guru” Spiritual yang saya dapatkan dari Group Telegram :

Meditasi adalah ” jalan”. Meditasi yang sering kliru dalam pemahaman bahwa meditasi harus mengikuti serangkaian laku paten (yang ditetapkan), harus memfokuskan diri pada penangkapan vision yang beragam warna dan macamnya dalam lapisan alam kasat saat diri memasuki alam dibawah sadar.
…….
Meditasi ada dua yaitu meditasi secara pasif dan meditasi secara aktif, serta disesuaikan dengan tujuan daripada meditasi tersebut. Karena sesungguhnya keseluruhan dari tindakan gerak maupun diam tubuh kita secara material dan immaterial adalah pola meditasi karena meditasi adalah jalan menuju pencapaian suwung-wening. (Keheningan/Kesadaran Penuh/Mindfullnes)
Meditasi aktif adalah ketika kita menjalani kehidupan kita sehari-hari secara sadar, dan tetap eling – waspada dengan segala tarikan situasi-kondisi sekitar diri (kita merasa sedang diamati/ berada dalam panggung layar Sang Sutradara Kehidupan). Sementara meditasi pasif adalah meditasi yang dilakukan dengan menghentikan aktifitas pancainderawi, sementara memasuki penggunaan panca indriyawi (indera batin). Sering disebut samadi/ ekstase.
……….
~ Tunjung Dhimas Bintoro

Berdasar kutipan diatas maka Psikodrama lebih pada melatih Meditasi Aktif untuk menuju kesadaran, di dalam Psikodrama kita dapat melatih tiap Indra kita, dengan beberapa teknik aktif, Merasa. Kehidupan sehari-hari dapat dilakukan dengan Drama. Dengan saling bergantian memfokuskan pada gerak dan memberi kesempatan intuisi dalam mengaktifkan Indera mana yang dibutuhkan untuk menjalankan tugas merespon. Kondisi ini membutuhkan konsentrasi yang kadarnya setara dengan Konsentrasi dalam meditasi pasif. Apakah Meditasi Aktif ini lebih mudah atau lebih sulit untuk mencapai Mindfulness, tentu saja tiap orang akan berbeda tergantung karakter masing masing. Meskipun demikian Psikodrama memberikan alternatif cara untuk melatih Mindfulness.

Yogyakarta, 22 Maret 2018

Mengaplikasikan Psikodrama sesi #2 Public Speaking Seminar di MEDAN


Nah kali ini saya lanjutkan cerita pengalaman aplikasi psikodrama pada pelatihan “Public Speaking” di hotel L J Medan tanggal 10 Maret 2018 yang baru lalu.

Peserta ada 20 orang terdiri dari berbagai profesi dan latar belakang.  Saya mulai sesi hari itu yang sesuai jadwal dari pukul 09.00 WIB pagi sampai pukul 18.30 sore. Saya meminta team untuk membuat ice breaking sebagai warming up. Peserta 17 orang memilih 100% siap action dan sisanya mengambil posisinya di 70% – 80%. Continue reading →

Psikodrama dan Psikologi Industri


Psikodrama merupakan Psikologi Terapan, dengan kata lain Teori Psikologi diterapkan dalam bidang kehidupan dapat dengan cara Psikodrama. Dalam Psikolgi Industri, Psikodrama lebih banyak digunakan dalam metode pelatihan, selaras dengan tujuan ambisius Psikodrama untuk merubah perilaku. Perilaku yang kurang Produktif dapat dilatih dengan cara Psikodrama menjadi Produktif. Karyawan yang tidak kompeten di treatmen dengan Psikograma agar menjadi Kompeten. Continue reading →

PENGALAMAN IKUT PSIKODRAMA DI MEDAN BY MRTIN


Tgl 08-09 Feb 2018 yang baru lalu, saya mengikuti pelatihan psikodrama di Medan…

Awalnya ragu…tanya sana sini…mereka bilang bagus..Lalu saya menekatkan diri mendaftar dan cemplung saat pelatihan. Pada saat pelatihan, saya milih 90% siap action karena pengen belajar dan belajar namun masih malu-malu kucing.

Hitung-hitung nambah materiku saat memberikan pelatihan di perusahaan klienku…(pikirku dalam hati) Continue reading →

From Zero to Full, Psikodrama di Medan


 

Pertama kali mendengarkan kata Workshop Psikodrama, yang terlintas didalam pikiran adalah mau diaplikasikan kemana psikodrama  ini ? Apakah tidak ribet menggunakan psikodrama untuk konseling, training maupun program pembelajaran. Ada rasa ingin tahu memang,  hal ini mendorongku untuk menelephone teman-teman yang juga dibiayai oleh salah satu  instansi tempat kami bekerja untuk mengikuti workshop psikodrama, semua berjanji untuk datang, mumpung belajar gratis dan kebetulan sudah lama kami tidak bertemu, cocok juga bisa reuni, jadi mulai terbayang serunya.

Hari Pertama

Seperti yang dibayangkan keseruan dimulai ketika bertemu dengan teman-teman, heboh cas cus, tidak lama kemudian  fasilitator datang, gayanya cukup nyentrik, sudah bisa tertebak pastilah psikolog yang juga pemain theater. Continue reading →

Tips Kepercayaan Diri atau Kesombongan?


Banyak orang berpikir mereka tahu, atau mereka menunjukkan kepada orang lain sikap yang mereka percaya sepenuhnya dalam apa yang mereka katakan atau lakukan. Memeriksa sejarah, jelas bagi saya bahwa tidak ada seorangpun yang harus benar-benar percaya diri, karena manusia tidak dapat mengetahui sepenuhnya dampak tindakan mereka. Kadar kerendahan hati minimal 10% optimal, dan dalam beberapa kasus, menaikkan tingkat keraguan sampai 60%. Itu sains. Coba lihat. Tapi kebanyakan orang tidak peduli dengan ini. Continue reading →

3 Kunci untuk Menemukan Tujuan Hidup


Apa tujuan hidupmu?
Menemukan tujuan hidup adalah salah satu tugas terbesar yang dimiliki oleh hampir semua orang dalam hidup mereka, namun juga menjadi satu tugas yang sering tidak terpenuhi. Sayangnya, tidak ada satu jawaban sederhana untuk pertanyaan “Bagaimana saya menemukan tujuan hidup saya”, tapi justru lebih mudah menemukan jawabannya daripada yang Anda bayangkan. Jadi, bila Anda bertanya-tanya “Apa tujuan hidup saya?”,

berikut 3 kunci untuk membantu Anda: Continue reading →

Psikodrama Menjadi Sebuah Perjalanan Memasuki Benteng Pertahanan Diri


Temanku sering kali berkata padaku, ”Hidupmu tu enak banget ya! Ga perlu mikir pusing-pusing besok mau kerja apa, orangtuamu udah punya lahan buat kamu. Kamu tinggal ngelanjutin aja ! ”. Mereka yang tidak tahu-menahu bagaimana sebenarnya hidupku, dengan seenaknya menyatakan keirian mereka. Ketika mereka mulai menggodaku seperti itu, aku hanya bisa tersenyum, pura-pura malu, padahal di dalam hati aku berusaha menahan tangis. Ya, aku menahan tangis keluar dari sudut mata.

Mereka hanya melihat topeng-topeng yang aku dan keluargaku tunjukkan kepada dunia. Alangkah lucunya. Ketika orang lain berkata bahwa keluarga kami begitu harmonis, orangtuaku begitu humoris, kami sangat akur, alangkah lucunya. Jika mereka mengetahui kebenarannya, mungkin mereka tidak akan pernah terbersit untuk mengatakan hal-hal itu. Continue reading →

%d bloggers like this: