Tag Archives: pengembangan diri

Psikodrama Melatih Saya Menjadi Wanita Berani….


Hallo…
Perkenalkan Saya Putri,
Saya seorang pengajar yang kurang lebih sudah 5 tahun bekerja sebagai guru. Saya menjadi guru karena impian saya memiliki sebuah ruang kreativitas anak-anak dengan beragam kreasi yang dapat dibanggakan.
Dan Alhamdullillah saya mendapatkan pelatihan khusus di tempat kerja saya yang sekarang, bernama Creativkids Tebet, Jakarta Selatan.
Saya beruntung diberikan pelatihan khusus oleh Owner saya pelatihan ini disebut “PSIKODRAMA”. Awal mula, saya takut apa itu Psikodrama apakah itu hal magic atau tes kepribadian tertulis lainnya?? Adanya rasa penasaran, saya mencari tahu dari youtube maupun media sosial lainnya, karena ini hal baru bagi saya. Continue reading →

Advertisements

Kesan-kesan Mengikuti Psikodrama, Berani untuk Jujur pada Diri Sendiri


Pertama kali saya mendengar tentang psikodrama Indonesia adalah dari teman seperjuangan, guru, dan inspirator saya, yaitu Ms. Christine. Kesan pertama yang muncul di benak saya dari cerita-ceritanya adalah “penasaran”. Ms. Christine menggambarkan psikodrama sebagai peluapan emosi kita yang terpendam selama ini, baik positif maupun negatif. Bisa membantu kita untuk lebih mengenal diri sendiri juga.

Apakah bentuknya seperti hipnosis?

Terapi? Continue reading →

Proposal Management Konflik berbasis Psikodrama


Konflik merupakan hal yang lazim terjadi di dalam kehidupan manusia, apalagi dalam organisasi di mana target dan tekanan untuk pencapaian sering terjadi. Konflik bukan hal buruk apabila dapat diatasi, sebab dapat memicu munculnya terobosan baru dalam penyelesaian masalah serta ide ide inovatif lainnya.

Permasalahan besar dalam organisasi akan muncul jika konflik tidak dapat diselesaikan. Kegagalan dalam penyelesaian konflik dapat menimbulkan berbagai dampak serius yang mampu menggoyahkan bahkan menghancurkan sebuah organisasi. Berbagai pola konflik dapat muncul, mulai dari konflik hubungan antara atasan dan bawahan, konflik karena keterkaitan kerja, perbedaan prioritas menimbulkan berbagai dampak serius jika tidak dapat diselesaikan. Organisasi yang memahami hal ini berusaha untuk menjembatani penyelesaian konflik ini dengan melakukan berbagai upaya, termasuk di dalamnya pelatihan management konflik yang diharapkan dapat membawa penyelesaian konflik. Continue reading →

Hanya Rasa yang Mampu Menyentuh Rasa ; Psikodrama di Jakarta


Hai, nama saya Shita.

Saya bekerja di sebuah tempat bimbingan belajar bernama Rakids Baca yang terletak di daerah Tebet, Jakarta Selatan. Saya bergabung ke tempat bimbel ini sekitar satu bulan yang lalu. Ada beberapa pertimbangan ketika saya ingin bergabung di tempat ini. Saya yang haus akan hal-hal yang baru selalu bertanya kepada owner saya, kira-kira apa yang bisa saya dapat ketika saya bergabung di Rakids Baca ini. Beliau menjawab “Nanti disini kamu akan dapat banyak pelatihan. Kamu bisa usulkan pelatihan apa yang kamu butuh”. Setelah mendengar jawaban itu saya makin tertarik untuk bergabung ke bimbel di daerah Tebet ini. Tepat hari ini, saya mendapat pelatihan “Psikodrama”. Continue reading →

Gusti Nyuwun Kawelasan ; Refleksi Kejadian Hari ini di Surabaya, Sidoarjo Jawa Timur,


Sebelumnya turut berduka untuk Indonesia, dan menyadari bahwa yang terjadi juga oleh anak anak bangsa sendiri. Aku tak ingin turut membenci, dan menawarkan pensikapan dengan refleksi berdasar tulisan dari Tunjung Dhimas Bintoro ini:

Keyakinan

Hampir setiap hari di kehidupan fana ini kita dihadapkan dengan jutaan bentuk paham keyakinan. Sementara setiap hari kita harus kuat merawat satu keyakinan yang kita yakini, entah yang muncul dari sanubari atau paksaan dari suatu sekte-sekte tertentu. Bahkan warisan orang tua yang jatuh turun diikuti begitu saja. Continue reading →

Pengalaman Pertama Memberikan Pelatihan Menggunakan Psikodrama: Pelaksanaan (Bagian 2)



Sedikit demi sedikit, siswa-siswa SMA peserta seminar mulai memasuki ruangan. Beberapa siswa cowok mengintip masuk ke aula dari balik pintu. Saya langsung mengenali salah satu dari mereka, anak dari atasan saya. Sungguh, pencerahan yang satu ini memang bisa dikatakan bukan kebetulan, tapi mestikah ini terjadi? Haruskah anak itu siswa kelas X di sekolah itu? (Doa bertambah kencang) Continue reading →

Pengalaman Pertama Memberikan Pelatihan Menggunakan Psikodrama: Persiapan (Bagian 1)


Waktu menunjukkan jam 8 kurang. Masih agak terlalu pagi, tapi beberapa mahasiswa dari tim fasilitator sudah mulai hadir di tempat pelaksanaan. Saya sendiri datang sekitar jam 8 lebih sedikit. Begitu sampai di aula sekolah tempat pelaksanaan, saya melihat para mahasiswa fasilitator bergerombol di belakang, lengkap dengan jaket almamater mereka. Tidak ada yang duduk tenang di kursi. Semuanya berdiri, bercakap, bersenda gurau, atau hanya berjalan-jalan di ruangan. Kuteliti wajah-wajah mereka dan kutanyakan keadaan dan perasaan mereka. “Baik,” jawab mereka serentak, tapi beberapa menjawab dengan senyum tertahan atau tanpa senyum. Aku cuma bisa membayangkan apa yang berkecamuk dalam pikiran dan perasaan mereka. Mereka kukumpulkan dan kuajak berdoa bersama. Suaraku bertanding dengan suara musik yang sudah mulai dinyalakan, pertanda tidak lama lagi acara akan dimulai. Setelah berdoa, salah satu mahasiswa memimpin dengan yel-yel ringan sambil menyatukan tangan kami semua di tengah, dan akhirnya kami pun siap. Aku yakin tidak ada satupun dari kami ber-14 yang sadar apa yang akan kami alami dalam 5 jam ke depan, tapi kami serahkan semua kepadaNya untuk menuntun dan menemami kami, paling tidak itu yang aku harapkan. Continue reading →

Psikodrama dan sebuah kehidupan baru Bagian I


Jumat pagi, hari ini langit kota Tarakan amat cerah dan saya mungkin salah satu dari banyak orang yang sangat bersemangat menyambut pagi ini. Ini adalah kedua kalinya saya mengikuti kelas Psikodrama yang diisi oleh Pak Adi dan saya sangat bersemangat.

Workshop Psikodama yang saya ikuti kali ini dibuat untuk melatih kami menjadi Terapis Psikodrama. Itu membuat saya begitu antusias mengikutinya. Kali ini bukan hanya untuk diri sendiri tapi untuk menolong orang lain yang mungkin memang membutuhkan pertolongan. Continue reading →

PSIKODRAMA dan Bibliodrama pada Rekoleksi Siswa-siswi SMP


Akhir Maret lalu, memfasilitasi Rekoleksi di SMP Marganingsih Muntilan, Magelang, Jawa Tengah. Pingin aja mencatat urutan prosesnya, mungkin bisa dipakai lain kali, atau juga kalau ada rekan lain yang ingin memakainya.

Menjalin hubungan dengan Diri Sendiri, Orang Lain, dan Tuhan, (Personal, Interpersonal, dan Transpersonal)

A. Lingkaran Pembukaan

1. Berdiri melingkar, tangan kanan, diletakkan di Dada kiri, berkata Personal, tangan kanan di tepukan ke punggung orang sebelahnya sambil berkata Interpersonal, dan selanjutnya tangan kanan diangkat ke atas dan berkata Transpersonal. Continue reading →

Mengaplikasikan Psikodrama sesi #2 Public Speaking Seminar di MEDAN


Nah kali ini saya lanjutkan cerita pengalaman aplikasi psikodrama pada pelatihan “Public Speaking” di hotel L J Medan tanggal 10 Maret 2018 yang baru lalu.

Peserta ada 20 orang terdiri dari berbagai profesi dan latar belakang.  Saya mulai sesi hari itu yang sesuai jadwal dari pukul 09.00 WIB pagi sampai pukul 18.30 sore. Saya meminta team untuk membuat ice breaking sebagai warming up. Peserta 17 orang memilih 100% siap action dan sisanya mengambil posisinya di 70% – 80%. Continue reading →

%d bloggers like this: