Tag Archives: Pelajaran Baru

Kesan mengikuti Psikodrama di Samarinda


Hari Kamis, tanggal 27 Juli 2017, Fakultas Psikologi Universitas 17 Agustus 45 (UNTAG) Samarinda

Assalammualaikum,
Ada banyak kesan dan pelajaran yang saya ambil dari psikodrama yang telah saya dan kawan-kawan lakukan. Beberapa hal yang sebenarnya sering saya lakukan dan tidak sadari, seperti contoh takut untuk berekspresi tidak sama dengan yang lain, tidak berani bertanggung jawab sendirian saat berada dalam suatu kondisi sehingga memilih membawa teman dalam masalah dan juga melanggar peraturan untuk kesempurnaan. (Ā terlihat sempurna)

Yang paling berkesan adalah bagaimana kita (lebih tepatnya sayašŸ˜ƒ) diajarkan untuk berani bertanggung jawab atas diri sendiri, karena diri saya adalah Director dari hidup saya sendiri. Serta bagaimana cara untuk menahan mulut untuk (tidak) berbicara terlalu banyak, karena psikolog lebih banyak mendengar ketimbang berbicara dan juga pastinya kalimat yang membuat fokus saya jadi pindah ke naruto, tentang orang yang melanggar peraturan adalah ****** dan meninggalkan temannya lebih buruk lagi.

Terima kasih pak atas pelajaran dan hal-hal baru yang telah diajarkan.

Samarinda, 31 Juli 2017

 

oleh: Polaris (nama Samaran)
…dari Fakultas Psikologi Untag

Advertisements

Mulai Lagi dari Nol ? #13 Life Career Employee Faith


Monday, April 11, 2016
Aku bangun dari tidur. Tadi malam aku tidur pukul 10.30. Lebih pagi dari kebiasaan tidur setiap malamnya. Beberapa hari ini aku tidur diatas jam 12 pagi. Setiap hari aku mengalami kelelahan. Entah apa yang kulakukan seharian, baik itu bekerja ringan, maupun berat, lelahnya sama saja. Tadi malam tanpa ngapa-ngapain lagi, aku langsung tertidur lelap. Tersadar sudah pagi, kulihat jendela langit berwarna biru kelabu. Masih terlalu pagi. Matahari belum menyilaukan. Kutengok hp, baru jam 6 lewat. Alarm 6.30 yang sudah kupasang sebelumnya belum berbunyi. Mataku berkeliling melihat seluruh ruangan kamar. Tembok kamar kos ini berwarna krem, teralis jendela berwarna putih. Di depan ranjang terdapat TV. Ada meja belajar di samping kiriku dengan kursi warna putih. Sejuk rasanya beradanya disini. Kamar kos ini hampir mirip kamar hotel budget – nyaman, dan minimalis. Aku tidak ingin segera bangun dari ranjang. Aku masih ingin berbaring, memeluk bantal, memegang lembutnya selimut sutraku. O indah sekali pagi ini. Kamar yang kusewa seharga 3jt perbulan ini, layak rasanya untuk ditempati. Continue reading →

%d bloggers like this: