Category Archives: PUISI

Di persimpangan


sekian tahun ini
aku hanya mengalir
mengikuti arus kehidupan
kadang naik, kadang turun, kadang berbelok tajam, kadang menghantam batu. tapi aku tetap mengalir

sekarang aku sudah tiba di persimpangan
kini tak bisa lagi kuberserah pada arus
aku harus memilih
ke cabang yang mana aku mau pergi melanjutkan petualanganku.

aku gamang…
arus ini kini diam
tak lagi mengarahkan, tak lagi mendorong
tidak juga dia menarik
pilihan ada padaku
aku yang punya daya
semua simpang sama indahnya
semua simpang sama menakutkannya

aku mau semua
tapi..
aku juga takut semua

MW

Advertisements

Lukaku Menjadi Lukamu (Puisi berdasar KDRT)


Anakku..
aku tahu kau luka,
lukamu mungkin parah
tapi aku ini sudah hancur..
duniaku pecah..
sekeping demi sekeping
kini..
tinggal dia lah satu satunya tempat berpijak
atau aku jatuh dalam jurang tak berujung
meski pijakan inipun rapuh, tajam, dan melukai
tapi..
hanya ini yang kupunya

aku tau kau sakit
dan aku terlebih sakit
aku jauh lebih sakit karena tak berdaya
karena tidak kuasa membela
karena ikut mencerca

oh Tuhan..
aku ibu seperti apa
kenapa tak kukorbankan nyawaku
demi melindungi harkatmu
malah aku diam membatu
melihat kau berjuang seorang diri
bukankah semua ibu akan begitu

aku terlalu takut
kehilangan demi kehilangan yang kualami
membuatku makin miris
tak mampu lagi kutanggung
jika harus merasakan pedihnya lagi

demi apapun
aku harus bertahan

Maafkan aku anakku
Maafkan jiwa rapuhku
Maafkan egoisku

walau mulai saat itu aku tak lagi mampu
tuk menutup mataku dalam tidur yang damai
bagaimana mungkin bisa damai
menyaksikanmu didera masalah
dan aku ikut menambah

kau pergi dengan kepala terangkat..
angkuh dan berani
aku bangga terlebih iri

kau gadis kecilku yang pemberani
sedang berjuang seorang diri
dalam dunia yang terlampau kejam untuk kita berdua.

aku tau kau kuat
dan aku bangga sekali padamu.
meski tak pernah kuucapkan…
tapi itulah yang kurasakan

kau bisa Nak
semangatmu menyala dalam tubuh kecilmu
sementara aku tinggal puing dan abu

pergilah…
kejarlah masa depanmu
pasti jauh lebih cemerlang

atau kebenaran
jika itu yang kau inginkan
meski nanti meluluh lantakkan
jika itu yang kau inginkan

 

MW

Sebuah Puisi berdasar Kasus Kekerasan Seksual dalam Keluarga


Jerit Tak Bersuara

Aku bagai layang kecil
Melayang…memandang jauh
melihat dunia tanpa cemas
karena ku punya tali pengikat
yang hubungkan aku dengan bumi
tempat cinta dan kasih hangatkan hati

Adamu buatku sempurna, walau dunia ini jauh dari sempurna

Hidup kita jauh dari sempurna
Hidup kita berkubang duka
tapi bersamamu aku bahagia
kau ibuku..
dikakimu ada surgaku..

tapi,

surga itu jugalah yang menendangku
orang yang lahir dari perutmu
orang yang kau peluk erat
Saat semua masalah jatuh dan menerpa kita

dukaku dalam,
perihku tak tertahan..
saat kau membuangku
demi laki laki yang sudah mengirimku ke neraka.

MW

Aku Ingin Menulis Kota yang Penuh Suara


Aku ingin menulis tentang kota yang penuh suara
Namun
Aku tahu…
Pikiranmu sudah penuh suara
Perasaanmu sdh penuh  suara
Lalu
Untuk apa aku menulis kota yang penuh suara?
Tidak…
Aku tidak ingin menulis sampah
Tidak
Aku tidak ingin menulis haram
Tidak
aku tidak ingin menulis najis
Tidak
Aku tidak ingin menulis dosa
Aku
Ingin
Mengajakmu
Menemukan
Suara
Nurani

Jkt 22.2.2016

Kamu #Goresanku 122


Ketika kamu lahir, kamu menangis
… dan semua orang disekelilingmu tersenyum.

Hiduplah dengan hidupmu

Bila kamu sudah tiada,kamu satu-satunya yang tersenyum
… dan orang-orang disekelilingmu akan menangis.

Karena kamu begitu berharga bagi orang disekelilingmu.

Ditulis kembali oleh :
Catharina Tyas Kusumastuty

Akar Permasalahan #Goresanku 121


Segala hal yang kita lihat …
Mempunyai akar di dalam dunia yang tak terlihat.
Bentuk mungkin berubah, tetapi artinya tetap sama.
Setiap hal yang indah akan hilang …
Setiap pengalaman indah akan menghilang.
Tetapi jangan risau …
Sumber mereka abadi, bertumbuh, mekar
Memberikan hidup dan suka cita baru
Mengapa kita menangis?
Sumbernya adalah ada di dalam diri kita …

Ditulis kembali oleh :
Catharina Tyas Kusumastuty

DINAMIKA HIDUP #Goresanku 120


Kadang kala hidup itu keras,
…..sekeras baja.

Hidup mempunyai masa suram dan menyiksa.

Bagaikan Air tetap mengalir di sungai,
….hidup juga mempunyai musim kemarau dan musim hujan.
Seperti musim yang senantiasa berubah,
….hidup mempunyai kehangatan musim panas yang menyegarkan,
….. kesejukan musim dingin yang menusuk ….

Tetapi kita berupaya bangkit kembali.

Kecewa ke gembira
….. mengubah penderitaan yang gelap dan sunyi sepi,
menjadi jalan terang menuju ke arah ketenangan jiwa.


Ditulis kembali oleh :
Catharina Tyas Kusumastuty

Menggenggam Harapan #Goresanku 119


Sepasang suami istri menggelar dagangannya di trotoar jalan.
Lampu jalan cukup terang untuk menerangi dagangan mereka.
Di depan berlalu lalang kendaraan dan langkah-langkah cepat.
Siapa pula yang tertarik untuk membeli ?

Namun,….
Mereka tidak bosan-bosannya menyapa dan menawarkan dagangannya.
Kaos anak warna-warni, rok kecil dan sebagainya,
…..dagangan mereka sehari-hari.

Wahai Pedagang!!

Mengapa kalian yakin ada yang membeli daganganmu?

Bagaimana kalian dapat menjajakan barang di keremangan dan keriuhan seperti ini?

” Kami tak kehilangan HARAPAN “, begitu jawabnya.
” Itulah satu-satunya kekuatan kami. Kami tidak tahu apa dan bagaimana membesarkan usaha ini, namun kami tahu HARAPAN tidak akan pernah meninggalkan kami yang menggenggamnya “.

Ditulis kembali oleh :
Catharina Tyas Kusumastuty

Hidup Bagaikan Air #Goresanku 118


Air selalu berubah bentuknya sesuai dengan lingkungannya,
….flexibel dan tidak kaku
…dapat diterima oleh lingkungannya
… tidak ada yang bertentangan dengannya.
Air tidak putus asa,
…. mengalir meskipun lewat celah sekecilpun.
Ia tidak putus asa,
…sekalipun mengalami kemustahilan untuk mengatasi masalahnya.

Padanya masih dikaruniai kemampuan untuk merubah diri menjadi uap.
Ia dapat memperoleh sesuatu dengan kelembutannya tanpa merusak dan mengacaukan,
…. sedikit demi sedikit ia bergerak
…. menembus bebatuan yang keras.

Begitu juga sama halnya dengan hati seseorang
…dapat dibuka dengan kelembutan dan kasih,
….bukan dengan paksaan atau kekerasan.
Kekerasan hanya menimbulkan dendam
Paksaan akan menimbulkan pertentangan.

Ditulis kembali oleh :
Catharina Tyas Kusumastuty

Orang Kuno Pemuja Cinta Terpesona Kata – kata


“Begitulah sobat, Ketika usia dan kerja ‘ menistaku.
Bahkan ujung jaripun begitu malas,
Rasa tak lagi peka Melunturkan kata yang Penuh pesona.
Seakan begitu takut Indahnya rima’ merusak Menelan waktu.
Hingga karsa yang harusnya mengkayakan jiwa
….Menjadi menakutkan Untuk di ungkapkan
Cukupkah ini sebagai jawaban Continue reading →

%d bloggers like this: