Category Archives: Pendidikan

Demi Hari Pendidikan Nasional ; Ilmu Bukan Barang Dagangan


Pernahkah memiliki rekan kerja yang pelit akan ilmunya, ia tidak mau memberikan ilmunya nanti takut tersaingi. Atau pernahkah bahkan memiliki atasan yang tidak mengajarkan bagaimana kerja yang benar namun selalu mencari salah anak buah, agar terlihat pintar dan takut jika nanti digantikan? Atau pernahkah mengikuti pelatihan oleh pembicaranya, tidak boleh mengcopy materinya, takut nanti materi itu dipakai peserta untuk mengajar? Ada memang orang yang merasa bahwa kemampuan dan pengetahuan adalah miliknya, karena tidak mudah mendapatkannya maka tidak mudah juga ia berikan pada orang lain. Continue reading →

Advertisements

Pengalaman Pertama Memberikan Pelatihan Menggunakan Psikodrama: Pelaksanaan (Bagian 2)



Sedikit demi sedikit, siswa-siswa SMA peserta seminar mulai memasuki ruangan. Beberapa siswa cowok mengintip masuk ke aula dari balik pintu. Saya langsung mengenali salah satu dari mereka, anak dari atasan saya. Sungguh, pencerahan yang satu ini memang bisa dikatakan bukan kebetulan, tapi mestikah ini terjadi? Haruskah anak itu siswa kelas X di sekolah itu? (Doa bertambah kencang) Continue reading →

Pengalaman Pertama Memberikan Pelatihan Menggunakan Psikodrama: Persiapan (Bagian 1)


Waktu menunjukkan jam 8 kurang. Masih agak terlalu pagi, tapi beberapa mahasiswa dari tim fasilitator sudah mulai hadir di tempat pelaksanaan. Saya sendiri datang sekitar jam 8 lebih sedikit. Begitu sampai di aula sekolah tempat pelaksanaan, saya melihat para mahasiswa fasilitator bergerombol di belakang, lengkap dengan jaket almamater mereka. Tidak ada yang duduk tenang di kursi. Semuanya berdiri, bercakap, bersenda gurau, atau hanya berjalan-jalan di ruangan. Kuteliti wajah-wajah mereka dan kutanyakan keadaan dan perasaan mereka. “Baik,” jawab mereka serentak, tapi beberapa menjawab dengan senyum tertahan atau tanpa senyum. Aku cuma bisa membayangkan apa yang berkecamuk dalam pikiran dan perasaan mereka. Mereka kukumpulkan dan kuajak berdoa bersama. Suaraku bertanding dengan suara musik yang sudah mulai dinyalakan, pertanda tidak lama lagi acara akan dimulai. Setelah berdoa, salah satu mahasiswa memimpin dengan yel-yel ringan sambil menyatukan tangan kami semua di tengah, dan akhirnya kami pun siap. Aku yakin tidak ada satupun dari kami ber-14 yang sadar apa yang akan kami alami dalam 5 jam ke depan, tapi kami serahkan semua kepadaNya untuk menuntun dan menemami kami, paling tidak itu yang aku harapkan. Continue reading →

Psikodrama untuk Pelatihan Leadership Ki Hadjar Dewantara


Ing Ngarsa Sung Tuladha – di Depan memberi contoh
Ing Madya Mangun Karsa – di tengah melengkapi dan memberi kontribusi
Tut Wuri Handayani – di belakang mendorong dan melengkapi

Pelatihan ini untuk melatih dengan berpraktek Kepemimpinan berdasar Ki Hadjar Dewantara, durasi nya 16 jam, atau 2 hari kerja. Continue reading →

Mendidik Anak Berkarakter Jaman Now


Menulis kembali apa yang didapat pada seminar parenting orang tua murid kelas bimbingan Budi Pekerti Tzuchi Medan dengan topik ” Mendidik anak berkarakter jaman Now ” minggu 18 Maret 2018, dengan nara sumber dari Jakarta, Ibu Melly Kiong, seorang penulis dan praktisi Mindful parenting.

Semua orang tua ingin anak nya tumbuh berkarakter baik, prestasi, bijaksana, berbudi pekerti, mandiri dan lain lain. Namun sadarkah orang tua bahwa sebenarnya pendidikan karakter itu bukan dari sekolah tapi dari keluarga, didikan orang tua sejak kecil sangat berpengaruh dalam proses pertumbuhan masa depan anak nantinya.
Semua anak terlahir polos dan bersih, mereka merekam dan meniru apa yang dilakukan orang tuanya kemudian menjadikannya kebiasaan, dari kebiasaan membentuk karakter, bukan orang tua tidak mau mendidik anaknya menjadi berkepribadian atau berkarakter baik, hanya saja mereka tidak tahu bagaimana caranya. Continue reading →

PENGARUH GADGET DALAM PERTUMBUHAN EMOSI ANAK


Gadget merupakan sumber anak mendapatkan berita berita yg tidak etis pada usianya, 90% anak di Indonesia mengalami kecanduan pornografi yg masuk dari gadget, sering sekali pada saat online ataupun offline bermain game,saat naik level muncul iklan aneh aneh yg muncul keluar tanpa memandang usia berapa pemainnya.jika narkoba merusak 3bagian otak maka pornografi merusak 5dari bagian otak.
Anak yg kecanduan pornografi akan mengalami kerusakan pada bagian prefrontal cortex yg berfungsi sbg pusat pertimbangan, pengambilan keputusan dan membentuk perilaku social . jika mengalami kerusakan maka kepribadian anak bisa berubah.
Pada awalnya respon anak akan jijik melihat sistus porno tsb, lama kelamaan system limbic yg mengatur emosi akan mengeluarkan hormon dopamine yg membuat anak merasa senang hingga ketagihan , jika ketagihan diteruskan maka mengakibatkan kehilangan konsentrasi dan prilaku social yg tidak etis.
Ketika anak bermain gadget mata anak akan sepenuhnya konsentrasi penuh pada layar gadget hingga lupa berkedip sewajarnya . ini yg menyebabkan dehidrasi mata pada anak.
Pemilik perusahaan pencipta gadget seperti bill gates dan steve jobs sendiri tidak mengizinkan anak bermain gadget pada usia dini, dikarenakan memahami memahami dampak bahaya gadget, anak usia 14tahun lah yg layak mengunakan gadget.
Alat elektronik pada umunnya memiliki radiasi, Bubun mempraktikan perbedaan kekuatan otot tubuh sewaktu memegang gadget yg tanpa alat anti radiasi dengan hpnya sdryg ditempeli alat anti radiasi. Hasilnya dapat dilihat peserta seminar secara nyata dampak dari radiasi yg sangat mempengaruhi kekuatan tubuh kita secara tidak terlihat.
Pada umunnya anak yg diberikan gadget sejak dini akan bermain gadget lebih dari 2jam sehari, sehingga mengakibatkan gangguan speech delay, anti social, otak cenderung lebih lemot karena kurangnya stimulasi dan interaksi dengan lingkungan sosialnya.
Gangguan attention deficit disorder(ADD) jua bisa timbul dikarenakan seringnya melihat tampilan warna menarik dilayar gadget akibatnya anak akan cepat bosan dan sering mengamuk ataupun lebih temperamental/ tantrum.
Sadarkah orang tua? kalau orangtua lah yg memberikan gadget kepada anaknya, padahal gadget bukan kebutuhan penting anak pada masa pertumbuhan mereka.
Gadget diberikan sebagai pengalihan perhatian orgtua pada anak, pada saat makan orang tua memberikan gadget supaya dengan alasan agar anak mau makan, atau pun dengan alasan kurang gaul dan gaptek kalau tidak diberikan gadget.
Walaupun demikian gadget masih memiliki efek positive seperti dengan mudahnya kita mencari informasi , menguasai teknologi yang memudahkan kehidupan masyarakat, namun yg disayangkan gadget memudahkan tersebut jua berefek manusia kurang mengoptimalkan fungsi otak. Kemampuan berpikir manusia menjadi serba instann, otak manusia tidak akan menyimpan memori dalam jangka panjang. manusia jd dihadapkan pada masalah yg ingin diselesaikan secara cepat dan instan.
Oleh karenanya sebagai orantua harus lah memiliki kebijaksanaan dan berprinsipdalam mengunakan dan memperkenalkan gadget secara bijak pada anaknya, gadget hanya digunakan sebagai media interaksi dalam beraktivitas bersama dengan anak,bukan sebagai penganti perhatian orang tua.
Jika anak belum mampu diajak berunding untuk mengontrol pengunaan gadget sebaiknya tidak diperkenalkan, kesadaran untuk mengontrol diri harus dimulai dari diri anak.
Orang tua harus membiasakan diri bersikap terbuka terhadap anaknya, jika ada kesalahan dapat dirundingkan bersama, sehingga tidak ada rahasia yang menyimpang.
Pesan bubun sebagai orang tua jua harus mengimbangi perkembangan teknologi dengan kemampuan social, life skill dan kegiatan fisik lainnya.
Dengan adanya kesadaran perubahan diawal maka seseorang akan dapat mengubah keseluruhan jalan hidupnya (change the beginning and you change the whole story)
Oleh karena itu orang tua harus mulai mengubah dirinya terlebih dahulu barulah anaknya akan ikut berubah.

 

Oleh Denny M

Penerapan Psikodrama, Sosiodrama dalam ( Psikologi ) Pendidikan


Apakah Psikodrama dapat diterapkan di Psikologi Pendidikan, pertanyaan yang juga sering ditanyakan sebelum workshop dimulai.

Psikodrama sering juga disebut Action Methode (metode Tindakan), apapun materinya dapat disampaikan dengan bertindak, bukan hanya berbicara atau pun mendengar saja. Bagi angkatan 80-90an pastilah masih ingat Pelajaran PSPB (Pendidikan Sejarah Perjuangan Bangsa) yang dulu dilakukan dengan Sosiodrama. Ini menggunakan prinsip dan dasar yang sama dengan Psikodrama.
Continue reading →

Psikodrama untuk Anak TK di Jakarta


PSIKODRAMA dalam AKSARA

Berawal dari hilangnya ide dalam membuat kegiatan di dalam kelas, maka saya berniat menggunakan psikodrama untuk mengajarkan peserta didik saya untuk mengenal huruf.

Saya, guru salah satu TK di Kawasan Tebet Timur. Saya ditugaskan untuk mengajarkan baca untuk kelas TK B.

Selama saya bermain dengan peserta didik saya hanya menggunakan media , kertas , pinsil , lem , krayon dll. Rasa jenuh mulai menghinggapi saya. Continue reading →

Psikodrama Bagian dari Psikologi ; Dasar Teori Psikodrama, Adam Blatner, MD, TEP (2)


sambungan dari :

Beberapa Poin Penting ; Dasar Teori Psikodrama, Adam Blatner, MD, TEP (1) 

Psikodrama Bagian dari Psikologi

Psikodrama harus dianggap sebagai ide-ide kompleks dan metode dalam psikoterapi yang lebih luas, dan lebih dari itu, di luar model medis, yaitu, yang saya sebut “psikologi terapan.” Ini termasuk pendidikan, bisnis, pelatihan keterampilan sosial, agama, rekreasi, struktur masyarakat, dan pengembangan pribadi – perspektif untuk mengoptimalkan potensi individu. Continue reading →

50 Tips untuk Siswa Magang


Ingatlah! Selain pendidikan Anda, cara transisi paling penting dari siswa menjadi profesional adalah Magang. Ini adalah pengalaman kerja kolaboratif dengan para profesional di bidang yang Anda minati dengan penekanan pada proses belajar dan bukan produktif. Hal ini dapat menjadi komitmen full time atau part time, untuk satu semester atau saat liburan. Dalam pasar tenaga kerja yang sangat kompetitif saat ini, berbagai pengalaman magang sangat diharapkan oleh calon pemberi kerja. Tanpa hal-hal tersebut, anda dalam kondisi yang sangat tidak menguntungkan. Jangan menunggu sampai saatnya tiba, dan baru anda sadari bahwa anda tidak memiliki pengalaman di bidang yang anda minati. Magang adalah bagaimana anda dapat memastikan nilai jual anda.

Continue reading →

%d bloggers like this: