Monthly Archives: July, 2016

Ilmu Padi : Berani Tegak Berani Merunduk


…….sambungan China

Bila kita melihat ke belakang, kita akan tahu seberapa jauh kita telah berjalan, seberapa berhasil kita yang hari ini dibandingkan dengan kita yang kemarin. Namun, apa itu keberhasilan? Saya yakin masing-masing orang memiliki tolak ukurnya sendiri. Mungkin ada yang berkata bahwa keberhasilan adalah memiliki banyak uang, yang lainnya berpendapat bahwa keberhasilan adalah memiliki jabatan tinggi, sedangkan yang lainnya lagi menganggap bahwa keberhasilan adalah menjadi terkenal. Yah, masing-masing orang boleh memiliki pendapatnya sendiri. Continue reading →

Advertisements

Asal Usut Asal Usul


Sebenarnya darimanakah asal usul seorang manusia? Ehm, manusia, tampaknya kita berbicara tentang sesuatu yang terlalu jauh, terlalu luas ya? Bagaimana kalau kita berbicara tentang sesuatu yang lebih sempit saja, asal usul saya? Saya…siapa saya? Continue reading →

Takut Apa?


Perubahan. Hm, menulisnya mudah saja, tapi tidak mudah menjalaninya. Prinsipnya sih sederhana saja, dari suatu keadaan, menjadi keadaan yang lain, ada yang berbeda di dalamnya. Dilihat di atas kertas, mudah. Masalahnya, ketika benar-benar terjadi dalam hidup, rasanya susahhhhhhhh sekali. Meninggalkan semua kebiasaan, kehilangan pegangan, mungkin ada rasa yang hilang dan tak terbalaskan juga…entahlah, aneh sekali rasanya. Continue reading →

Bercermin dari Nisan


Pemakaman. Apa yang terbayang? Kematian, suasana suram, isak tangis? Dulu itu yang ada di benak saya, namun ternyata pemakaman lebih dari sekedar itu. Hari ini saya menghadiri pemakaman ibu seorang teman, beliau meninggal mendadak karena sakit 2 hari yang lalu. Ini adalah pengalaman pertama bagi saya, pemakaman dengan budaya dan agama yang berbeda. Segalanya terasa lebih membingungkan, terlebih lagi saya datang sendirian. Saya bingung bagaimana menempatkan diri di tengah suasana duka ini, rasanya tidak nyaman sama sekali! Continue reading →

Cukup Hidup


mengenang ibunda teman yang berpulang hari ini 7 juli 2016

Saya sangat sering memusingkan kehidupan, arti hidup, tujuan hidup, segala pernak pernik tentang hidup menggelayuti pikiran. Namun hari ini saya kembali disadarkan, bahwa hidup tidak serumit yang dibayangkan. Hidup, hanya seperti embusan angin, datang dan pergi, terkadang bahkan sebelum kita menyadarinya. Tidak ada seorang manusia pun yang dapat mengatur awal dan akhir hidup. Sebaliknya saya malah pusing dengan bagaimana hidup ini berproses, memikirkannya seolah saya tahu seberapa panjang hidup berlangsung. Continue reading →

Ada Karena Tiada


Seperti pepatah terkenal, dikatakan setelah gelap terbitlah terang. Beberapa hari lalu adalah gelap pekat, dan bagaimana pun juga saya mencoba untuk percaya bahwa terang akan terbit, rasanya tidak ada titik terang sama sekali. Saya bergumul dalam kesedihan, bergelut dengan air mata. Namun tanpa saya sangka, tidak tahu mengapa dan bagaimana, tiba-tiba terang itu terbit hari ini. Pagi ini saya terbangun dengan harapan, matahari yang saya tatap dari jendela berbeda hari ini, dia memancarkan terang ke dalam hati. Continue reading →

%d bloggers like this: