Ternyata Menulis tidak Semudah kata katanya,…


….jadi akhirnya begini,…

Menulis yang kupelajari dari teori teori,..tak juga menghasilkan tulisan yang dapat dibaca khalayak,..
menulis yang diajarkan oleh para penulis,…juga belum menghentak semangatku untuk membuat tulisan,…
Aku merasa terlalu pandai dalam membuat alasan untuk tidak menghasilkan tulisan,…

Apakah aku malas,…?

hmmm mungkin,…

Aku merasa ide selalu ada,..bahkan seperti tidak ada habisnya,…dalam tiap perjalanan selalu muncul ide yang bisa dituliskan,…
lalu apa masalah nya?
Cukup lucu,….saat tepat di depan jajaran huruf di keybord,…ide-ide itu berdesakan ingin segera muncrat,…lalu …jadinya cepretan-cepretan yang aku sendiri kesulitan untuk menangkap maknanya.
Jadi sepertinya aku tidak begitu malas lah,…

Boleh jadi aku takut,…ya…takut lebih tepat.

Aku takut tulisanku,..dianggap jelek,..tidak jelas,…dan hanya menjadi sampah saja,…

Aku merasa cara berpikirku unik, (ga mau kalau dianggap ngawur)..Banyak teman mengatakan, saat aku mengutarakan ide secara lesan,…omonganku susah untuk dimengerti,…(apalagi kalau jadi tulisan)

Nah,..disini aku ingin membela diri,….
Aku tidak suka berbicara atau ngomong apa kata orang, atau berdasar teori-teori orang lain saja,…Aku sering menambahkan dengan pemikiranku sendiri, juga aku gabungkan dengan teori teori yang lain. Sering juga dalam memaparkan omonganku, Aku menyatakan hal-hal yang bertentangan. Aku bisa menerima sebuah kontradiksi, namun banyak temen menjadi kesulitan dalam menangkap maksudku,…(anggap saja begitu,…)😀

Aku merasa bahwa ….ach….sudah lah ini cukup jadi tulisan,…sebagai pembatalan kewajibanku, (hari ini) ….memaksa diriku untuk menulis tiap hari,…

terima kasih bila ada yang bersedia memberi saran,….

4 responses

  1. Hmm…menurutku, sebenarnya yang malas, takut tidak dimengerti, takut dianggap jelek tulisannya, itu semua memang kedengarannya kayak alasan aja. Mungkin perlu mencari maksud dan tujuan saat setiap mau menulis. Jadi tujuan karya yang mau ditulis itu apa? Bisa untuk diri sendiri atau orang lain. Seperti pelayanan sosial, menulis itu menurutku harus punya unsur sosial juga. Semakin kita merasa tulisan itu berguna, semoga semakin mudah untuk mengeluarkannya.

    Cemungut!!🙂

    Like

    1. Terima kasih…..

      Like

  2. sama gan ane juga ngerasa apa yang saka baca di artikel tentang cara menulis yang benar..
    sebenarnya simple cuma memang sulit menerapkannya
    alhasil ya sesuka-suka kita aja lah.. yang penting kita berkarya

    Liked by 1 person

    1. ya,…tetap berkarya,….:D

      Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: