Inspirasi setelah Dugem


29 Agustus 2015

Hari ini dilalui seperti biasa, judulnya bosan. Lalu sore bertemu Pak Didik, ngobrol2 ditemani asap rokok. Dapat inspirasi, bahwa untuk sementara ini bisa ditarik kesimpulan saya pernah mengalami trauma kehilangan, saat kisaran umur balita. Hm…..sebenarnya saya sendiri pun tidak tahu ada apa saat umur itu, tapi memang, kalau mau dirunut secara jujur, saya paling takut kehilangan. Dulu saya pikir itu karena sifat saya yang memang melankolis, cenderung cemburu….tapi ya, memang begitu, cemburu judulnya karena takut kehilangan kan. Takut kehilangan teman sih yang terutama, kalau dulu sempat takut kehilangan anggota keluarga (tiba2 ada yang meninggal, dsb)…tapi beranjak dewasa lebih kearah takut kehilangan teman. Bukan sembarang teman, ini terbatas hanya untuk teman baik saja. Dan hasilnya, kalau kehilangan teman rasanya memang sakit sekali….

Jam 10 lewat naik Uber ke pesta ulang tahun Uber di kawasan SCBD. FABLE, nama tempat partynya, tempat yang ribut, gelap, dan penuh asap rokok. Setelah sempat celingak celinguk bingung sejenak, akhirnya memutuskan bahwa itu memang bukan dunia saya, jadi ya melipir saja. Rasanya agak aneh sih awalnya, menyadari ada 1 lagi dunia di bumi ini yang bukan milik saya, dan tidak ingin juga rasanya saya miliki.

Sambil agak2 pusing keluar (setelah 2 kali keluar masuk, hanya untuk memastikan bahwa saya benar2 tidak ingin berada disana)…akhirnya memutuskan memanggil Uber lagi untuk mengantar pulang. Nah, yang mengagetkan dalam penutup hari ini justru supir Ubernya. Masuk mobil, duduk di bagian tengah, eh…..melihat supirnya Chinese….Ehm, ini sih pemilik yang nyupir sendiri malam2. Ngobrol sebentar ternyata orangnya asik juga, pindah deh kedepan ke kursi sebelah kiri.

Di bagian ini, ternyata agak deg2 an lho. Kalau mau diteliti lagi perasaannya, mirip yang dirasakan kalau lagi flirting sama cowo sih. Nah, di titik inilah saya berpikir, apa sih yang sebenarnya menarik dari cowo di samping itu?

Ok, poin no 1….secara penampilan OK lah (minimal Chinese, perawakan OK, umur mirip…). Tapi, ternyata kuncinya di poin no 2, dia seorang pengusaha, dan dia membicarakan usahanya dengan menggebu-gebu, penuh passion. Nah, ternyata inilah yang membuat saya selalu terpikat sama seorang cowo, passionnya akan usahanya. Keyakinan seorang laki2 akan apa yang dia lakukan, apa yang dia inginkan dalam hidup, ke arah mana dia menuju, bila seorang laki2 tau akan semua itu….itu daya tarik terbesar.

Kalau mau diingat2 lagi, dulu juga naksir Herry karena itu sih, karena dia selalu menggebu2 membicarakan tentang usahanya, karena dia menceritakan mimpi2 nya….karena dia tau kemana arah hidupnya…Mungkin karena itu adalah hal yang sebenarnya saya inginkan dalam hidup, tapi belum tercapai…jadi otomatis saya selalu takjub bila melihat seorang pria bisa melakukan itu.

Ok, jadi sekarang yang saya cari (setidaknya) dalam pria impian itu sudah bertambah 1 poin, dia harus punya passion yang kuat dalam hidupnya, mandiri, bisa memotivasi saya, punya pengalaman hidup yang dia banggakan…..intinya, dia adalah karakter kuat yang bisa mendorong saya untuk menjadi manusia yang lebih baik. Gak jelas? Ya udah deh gak apa2, pelan2 nanti dicari lagi….apa yang sebenarnya saya cari, yang penting saya catat dulu poin yang 1 itu.

 

Pengelana

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: