Monthly Archives: October, 2015

Ironi Permainan Pikiran #08 Kembali ke Indonesia


Tahun 2013, saya kembali ke Indonesia, membawa gelar seorang master jebolan Eropa. Kerja kembali di PT Kaya Raya, saya merasakan segalanya berubah. Karena masuk di unit yang berbeda, bos saya bukan Pak Boss lagi. Jabatan saya memang naik, dari supervisor menjadi asisten manager, tanggung jawab juga meningkat. Kalau mau dibilang versi kerennya, saya mengontrol pembelian investasi keseluruhan pabrik, total asset yang saya atur dihitung dengan angka beratus2 M. Masalahnya, bagi saya pekerjaan ini membosankan sekali. Saya tidak mendapat kebebasan dan kepercayaan seperti yang saya dapat di pekerjaan pertama saya, saya tidak merasa banyak orang terbantu dengan pekerjaan saya, saya tidak merasa dihargai. Terlebih lagi, saya merasa kultur kerja di kantor ini tidak menyenangkan, banyak korupsi. Idealisme saya waktu itu berontak, tidak lebih dari 4 bulan saya bekerja disana, saya berhenti.

Saya ingat sebelum saya berhenti dari pekerjaan itu, saya merasa bosan sekali, bosan yang tanpa alasan. Saat itu hubungan dengan Rumput merenggang, tapi kami tetap berteman akrab….saya tidak tahu apa yang berubah. Di titik ini, hidup menjadi serba salah, amat sangat membosankan. Sebenarnya kalau mau dirunut, karir saya cukup baik, gaji sangat memadai, tapi saya tidak merasa puas. Setelah berhenti bekerja di PT Kaya Raya, beberapa bulan saya yakin akan mendapatkan pekerjaan baru sesuai harapan. Tapi pada akhirnya saya sadar, saya tidak tahu apa yang sebenarnya saya inginkan, rasa bosan yang membunuh tetap berlanjut, terkadang hilang, lalu muncul lagi.

Bersambung…..

Pengelana (siapapun itu)

Advertisements

Berjalan Bersama Menuju Masa Depan yang Baru


Pekan lalu, New York menyaksikan salah satu peristiwa yang paling penting dari dekade ini. Lebih dari 200 pemimpin dunia datang bersama-sama untuk menyambut agenda pembangunan baru bagi dunia. Berlabel Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals / SDGs), 17 tujuan ini telah memetakan untuk menciptakan dunia yang lebih baik dalam 15 tahun ke depan di bawah pelayanan PBB. Continue reading →

Ringkasan : Dasar Teori Psikodrama, Adam Blatner, MD, TEP (7)


 sambungan dari
Keuntungan menerapkan Teori Peran ;Dasar Teori Psikodrama, Adam Blatner, MD, TEP (6)

Ringkasan
Beberapa pembicara pada konferensi ini akan menyuguhkan aspek-aspek lain dari dasar teoretis psikodrama. Aku akan menyatakan kembali poin utama saya:

1. Psikodrama harus dipahami sebagai metode yang kompleks dan kaya harus dapat diintegrasikan ke dalam praktek Psikoterapi secara holistik dan Integratif multimodal. Dasar pemikirannya adalah bahwa hal itu mengoperasionalkan banyak tujuan dan strategi teoretis Psikoterapi, seperti juga diungkapkan oleh ratusan inovator seluruh bidang Psikoterapi. Pendekatan-pendekatan ini lebih dihargai sebagai sebuah bagian dari matriks ide teoritis bahkan lebih luas yang berkaitan dengan sifat psikologi, termasuk sosial, budaya, dan dimensi Psikosomatis Continue reading →

Keuntungan menerapkan Teori Peran ; Dasar Teori Psikodrama, Adam Blatner, MD, TEP (6)


sambungan dari :
21 Kontribusi Psikodrama terhadap Psikologi ; Dasar Teori Psikodrama, Adam Blatner, MD, TEP (5)

Keuntungan dari Menerapkan Teori Peran
Salah satu dasar-dasar Teoritis Psikodrama yang lebih jelas adalah cara pendekatan Moreno terhadap Teori Peran. Dia adalah salah satu pelopor dari Teori Peran, dan pendekatannya secara tersirat menghadirkan dua tingkat permainan/peran, dengan memberikan jarak sehingga mampu untuk mengamati dan memodifikasi peran yang dimainkan. Tingkat kedua ini memungkinkan untuk Refleksi Diri yang lebih besar, dan proses “meta-peran” ini merupakan fungsi dari bagian Psikoterapi yang sesungguhnya.  Continue reading →

Ironi Permainan Pikiran #07 Magang di Tiongkok


Selama di China, seharusnya saya magang selama 6 bulan, tapi saya hanya berada di China selama 1 bulan…sisanya? Saya teruskan proyek magang saya di Indonesia, hahaha…Kenapa Indonesia? Karena di Indonesia saya bisa main lagi sama Rumput. Mau bilang saya tidak melaksanakan tugas belajar saya dengan baik? Enggak juga kok, saya seperti biasa menganggap diri saya efektif! Buktinya, saya tamat dengan nilai yang cukup baik, judul tesis yang menarik….gelar master yang keren!

Bersambung…..

Pengelana (siapapun itu)

Perkembangan Teori ; Dasar Teori Psikodrama, Adam Blatner, MD, TEP (3)


Sambungan dari :

Psikodrama Bagian dari Psikologi ; Dasar Teori Psikodrama, Adam Blatner, MD, TEP (2)

Perkembangan Teori
Untuk memahami cara-cara Psikodrama beroperasi, bagaimana hal itu efektif, alasan yang ditawarkan di masa lalu, kini dapat dilengkapi dengan kekayaan penelitian dalam bidang yang terkait: Continue reading →

SEMANGATMU #Goresanku 137


Belajarlah nak, apapun yang kamu baca akan menambah ilmu dan wawasanmu. Apapun kondisi kita, janganlah menyurutkan langkahmu untuk tetap belajar.

Semangat anakku ….

ATT_1443404569368_2015-09-28 08.10.28

# tuna wiswa di kota lama Semarang #

Ditulis kembali oleh :
Catharina Tyas Kusumastuty

LEGOWO #Goresanku 136


Tidak terluka karena kritikan yang tidak benar.
Ingatlah!
Ada orang-orang tertentu yang merasa ‘sukses’
Jika bisa mengkritik,
merendahkan,
atau mencari-cari kesalahan kita.
Mengapa?
Karena dia iri hati,
Tidak ingin maju,
Dan tidak bisa berpikir positif.
Jangan biarkan diri kita terseret di dalamnya.
Orang bijak berkata,
Kita tidak bisa menolak
ketika tanpa terduga seekor burung membuang kotoran di atas kepala kita,
Tetapi kita bisa melarang burung itu membuat sarang di atas kepala kita.
Pilihan ada di tangan kita sendiri!

Ditulis kembali oleh :
Catharina Tyas Kusumastuty

BERUBAH #Goresanku 135


Ada saatnya kita harus menerima kenyataan,
Bahwa ada hal-hal yang tidak dapat kembali seperti semula,
Kita harus berbesar hati menerima apa adanya.
Daripada kita memaksa,
Agar segala sesuatu harus kembali seperti sedia kala,
Menjadi seperti apa yang kita inginkan,
Lebih bijak jika kita berhenti untuk mengubahnya,
Lalu kita belajar mengubah diri sendiri,
Maka ‘dunia’ kita akan menjadi lebih baik.
Sesuatu yang menarik,
Ketika kita berubah,
Keadaan diluar pun akan berubah.
Perubahan kita akan mempengaruhi orang lain untuk berubah pula..
Suatu saat kita terpana,
Ternyata kita memperoleh lebih daripada yang kita harapkan.

Ditulis kembali oleh :
Catharina Tyas Kusumastuty

PEMBUKTIAN #Goresanku 134


Semua manusia punya kekurangan,
Apakah keputusan kita mendapat penolakan?
Itu hal biasa.
Mungkin kita tergoda,
Berusaha menjelaskan dan berharap
agar semua orang menerima serta memahami alasan keputusan kita.
Tetapi ternyata tetap gagal…
Tidak semua orang memiliki cara berpikir yang sama.
Orang bijak berkata,
Kita tidak bisa menjelaskan kepada kura-kura,
Keputusan jerapah.
Jadi selama kita tahu pertimbangan kita benar dan bijak,
Berhenti membuang waktu,
Untuk memenangkan hati kura-kura.
Biarkan waktu yang membuktikan,
Bahwa keputusan kita benar.

Ditulis kembali oleh :
Catharina Tyas Kusumastuty

%d bloggers like this: