Ironi Permainan Pikiran #04 Masuk Universitas Keren


sambungan ….Ironi Permainan Pikiran #03 Pindah Sekolah

Tahun 2010, saya masuk kuliah di Universitas Keren. Dari SMA saya, cuma ada 1 orang saja yang berhasil diterima di universitas ini lewat jalur khusus, tapi itu gak membuat saya bangga sih. Saya sebenarnya ingin mengambil beasiswa ke Jepang, tapi nilai rapor tidak mencukupi, jadi okelah….saya masuk Universitas Keren. Tujuan saya masuk Universitas Keren jelas lho, tidak seperti anak seumuran saya yang lain….yang ketika ditanya mau kuliah dimana dan ambil jurusan apa hanya mengandalkan arahan dari orangtua. Dari awal masuk Universitas Keren, saya tahu saya mau mengambil jurusan teknologi pangan. Kenapa masuk Universitas Keren? Karena Universitas Keren punya jurusan teknologi pangan terbaik se Indonesia. Waktu itu hampir semua orang tidak mengerti apa itu jurusan teknologi pangan, termasuk orang tua saya, tapi saya gak peduli. Kalau ada yang tanya apa kerjaan anak jurusan teknologi pangan, saya bisa menjelaskan dengan mudah…bikin Indomie Rasa Sayur Asem! Ngaco emang, tapi yang penting kedengerannya keren kan?!
Masuk Universitas Keren ini perubahan besar dalam hidup. Seumur-umur saya tidak pernah tinggal di luar rumah, ini malah harus pindah ke Bogor dan masuk asrama. Sebelumnya juga, saya hampir tidak pernah bersentuhan dengan orang-orang dari agama Islam, ini malah 1 kampus isinya orang berjilbab dan bercelana kutung semua. Seperti semua tahap adaptasi ketika naik jenjang pendidikan, begitu juga ketika kuliah. Dari yang biasanya dilayani ketika sekolah, ketika kuliah level mandirinya terasa sekali. Dokumen harus urus sendiri, cari tahu sendiri harus diserahkan kemana, ingat2 sendiri kapan deadlinenya…level tanggung jawabnya terasa jauh lebih besar.

Setelah beberapa lama di kampus, adaptasi sudah OK, sudah mulai terbiasa…saya menemukan kehidupan baru yang suka suka, bermain di kandang kuda. Tahun pertama kuliah di Universitas Keren, saya belajar naik kuda, setiap ada jeda kuliah pasti langsung kabur ke kandang kuda. Gara2 keseringan kabur ke kandang kuda ini, saya jadi jauh lebih akrab dengan anak2 klub kuda dibanding teman sekelas. Yang paling sering ngobrol dengan saya namanya Api, dia anak kedokteran hewan, 2 tingkat di atas saya. Kadang-kadang kami ngobrol tentang mimpi masing2, dia ingin jadi dokter hewan yang bisa mengobati hewan2 se Indonesia, terutama kuda. Saya, masih tetap ingin membuat Indomie rasa Sayur Asem, kalo gak….jadi petani jamur deh! Dari dulu saya suka jamur, jamur apapun kecuali jamur yang ada di iklan obat jamur kadas kudis kurap, yang itu gak masuk hitungan jamur2 an!

Di Universitas Keren, tahun pertama setiap mahasiswa harus menjalani program persiapan bersama, judul gembelnya seperti SMA kelas 4 deh, jadi semua pelajaran SMA diulang lagi. Karena SMA saya dulu cukup elit, saya tidak mengalami kesulitan sama sekali selama 1 tahun di Universitas Keren. Tahun awal di Universitas Keren ini sebenarnya cukup menentukan nasib, karena 1 tahun pertama semua mahasiswa Universitas Keren tidak bisa memilih jurusan yang diinginkan, tahun kedua baru ada pemilihan jurusan, dan semuanya tergantung nilai IPK tahun pertama. Sementara mahasiswa lain belajar mati2 an untuk dapat memilih jurusan yang OK di tingkat 2, saya santai saja….hobi saya tetap ke kandang kuda!

Awal tahun kedua kuliah, seperti sudah saya prediksi saya mendapatkan jurusan yang saya inginkan, teknologi pangan. Kalau ada orang yang bilang dosen Universitas Keren tidak disiplin, korupsi, mahasiswanya bodoh dan malas, kurikulum payah….itu jelas bukan hal yang terjadi di jurusan teknologi pangan! Jurusan ini jurusan elit no 1 di Universitas Keren, kualitasnya beda dengan 34 jurusan yang lainnya (bukannya mau sombong lho, ini kenyataan). Bagi saya, kehidupan kuliah mengalir biasa saja, saya anak malas yang selalu duduk di bangku belakang kelas, kalau gak baca komik, datang telat, kalau gak pasti sedang memantau saham di internet (saya belajar main saham ketika kuliah)….pokoknya belajar untuk kuliah hanya kalau sudah mau ujian saja.

Tapi tetap dong, saya punya IPK yang bagus, mau gimana lagi….otak saya bisa dibilang cukup encer. Kalau diingat-dingat, bisa dibilang saya selalu berhasil menghitung segalanya dengan cermat deh….hidup itu efektif, mata kuliah yang bobotnya tinggi akan saya perjuangkan, yang bobotnya rendah yah asal lewat saja, semua dihitung berdasarkan perbandingan hasil dan usaha yang perlu dikeluarkan. Mau dibilang malas boleh, mau dibilang oportunis juga OK, bagi saya, hidup tidak usah dibuat terlalu ribet, yang penting hasilnya maksimal!

Selama kuliah, saya tidak punya teman dekat….alasannya karena saya tidak pernah mau membuka diri. Entah kenapa, saya tidak pernah suka tinggal di Bogor. Jadi kalau orang lain punya objektif menikmati hidup perkuliahan sebaik2 nya atau belajar sebanyak2 nya, objektif saya waktu kuliah hanya 1, memastikan saya bisa pulang ke Jakarta setiap akhir pekan. Terdengar simple kan? Eits, gak semudah itu lho, butuh berbagai macam strategi agar objektif itu bisa tercapai….dan selama 4 tahun saya di Bogor, saya ingat sekali….hanya ada 1x saya tidak berhasil pulang ke Jakarta untuk akhir pekan. Bayangkan, 52 minggu dikali 4 tahun….total 208 akhir pekan….Cuma 1 kali saya harus berakhir pekan di Bogor. Teman-teman saya yang lain sudah banyak yang menyerah dan akhirnya tinggal di Bogor untuk weekend, saya selalu berhasil untuk kabur ke Jakarta.

Kalau mau diingat prestasi yang paling membanggakan selama kuliah, jujur…prestasi saya yang paling keren ya keberhasilan untuk selalu pulang ke Jakarta itu, hehe. Masalah IPK saya 3,6 (ini IPK yang cukup tinggi untuk jurusan teknologi pangan Universitas Keren), masalah saya dapat beasiswa dari organisasi bergengsi selama 3 tahun berturut2….kayaknya gak setara deh dengan prestasi “bandel” saya yang satu itu. Selama kuliah saya selalu dibilang teman-teman saya aneh, saya sih gak peduli…toh gak ada yang dirugikan kan?!

Bersambung…..Ironi Permainan Pikiran #05 Bekerja di Perusahaan Impian

Pengelana (siapapun itu)

2 responses

  1. […] Bersambung…..Ironi Permainan Pikiran #04 Masuk Universitas Keren […]

    Like

  2. […] sambungan dari…..Ironi Permainan Pikiran #04 Masuk Universitas Keren […]

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: