Monthly Archives: August, 2015

SEPENGGAL KISAH ANTARA AKU DAN ANAKKU


Malam itu menjadi malam yang tak kan pernah terlupakan sepanjang hayatku. Tiba-tiba aku dikejutkan dengan kedatangan anakku untuk mengambil barang-barang yang Ia butuhkan untuk kegiatan camping yang akan diadakan pihak sekolahnya. Sudah hampir 2 minggu ini anak sulungku bersekolah di sebuah sekolah alam yang berada di luar kota tempat tinggal kami saat ini. Dalam kesempatan itu Ia masuk ke kamarku dan mengajakku bicara. Kutatap dalam-dalam ke arah wajah anakku yang terus bercerita tiada henti tentang pengalaman-pengalaman menakjubkan yang Ia alami ditempat barunya. Continue reading →

Advertisements

HIDUP TIDAK KARENA ORANG LAIN #Goresanku 123


HIDUP Tidak Karena SIAPA.

Semestinya tidak mengikatkan hidup kita pada orang lain … jangan selalu berpatokan pada orang lain.

Bisa dikatakan ……
Bila orang lain tidak mendahului melakukan sesuatu, maka kitapun tidak akan melakukannya.

Padahal, hidup ini sebenarnya adalah milik kita sendiri … hidup ini bercerita tentang kita.
segala sesuatu tentang kita, bukan tentang orang lain dan bukan juga karena orang lain. Tapi hidup kita adalah tentang kita.

Maka tetaplah jadi yang terbaik tanpa selalu menggantungkan orang lain. Memiliki inisiatif sendiri untuk menjadi yang terbaik .

Karena apa yang kIta lakukan sebenarnya sudah menjelaskan siapa diri kita sesungguhnya.
Dan melakukan segala sesuatu bukan karena orang lain melainkan karena SIAPA DIRI kita.

 

Ditulis kembali oleh :
Catharina Tyas Kusumastuty

Kisah Petani dan Putrinya #Goresanku 109


Alkisah, bertahun-tahun silam di sebuah desa kecil tinggallah seorang petani yang memiliki utang sangat banyak kepada seorang lintah darat di desa itu. Si Lintah Darat itu, yang berhati culas, sangat menyukai Putri Sang Petani yang cantik. Jadilah, Si Lintah Darat mengajukan suatu perjanjian. Katanya ia akan menghapus seluruh utang Sang Petani jika Si Lintah Darat itu bisa menikahi putrinya. Sang Petani maupun putrinya sangat terkejut begitu mendengar usulan itu. Continue reading →

Ironi Permainan Pikiran #03 Pindah Sekolah


sambungan….Ironi Permainan Pikiran #02 Masuk Sekolah Dasar

Tahun 2002, saya pindah sekolah untuk menempuh pendidikan SMA. Awal perpindahan sekolah ini membuat saya merasa tidak nyaman sekali, karena saya sudah sangat terbiasa dengan lingkungan sekolah yang lama. Sekolah lama adalah sekolah elit, tidak ada anak pribumi sama sekali….berbeda dengan sekolah baru, dimana lingkungan pergaulannya lebih bercampur. Karena saya anak baru di sekolah itu dan saya agak sulit bergaul, butuh waktu beberapa lama sampai saya menemukan teman baru di sekolah ini. Akhirnya saya menemukan seorang teman dekat, benar-benar dekat…hobi sama, selalu bermain bersama setiap hari, atau lebih tepat kalau saya katakan setiap detik. Kamboja, dia teman dekat saya selama SMA. Continue reading →

Kamu #Goresanku 122


Ketika kamu lahir, kamu menangis
… dan semua orang disekelilingmu tersenyum.

Hiduplah dengan hidupmu

Bila kamu sudah tiada,kamu satu-satunya yang tersenyum
… dan orang-orang disekelilingmu akan menangis.

Karena kamu begitu berharga bagi orang disekelilingmu.

Ditulis kembali oleh :
Catharina Tyas Kusumastuty

Akar Permasalahan #Goresanku 121


Segala hal yang kita lihat …
Mempunyai akar di dalam dunia yang tak terlihat.
Bentuk mungkin berubah, tetapi artinya tetap sama.
Setiap hal yang indah akan hilang …
Setiap pengalaman indah akan menghilang.
Tetapi jangan risau …
Sumber mereka abadi, bertumbuh, mekar
Memberikan hidup dan suka cita baru
Mengapa kita menangis?
Sumbernya adalah ada di dalam diri kita …

Ditulis kembali oleh :
Catharina Tyas Kusumastuty

Ironi Permainan Pikiran #02 Masuk Sekolah Dasar


Sambungan dari …Ironi Permainan Pikiran #01 Pengelana Lahir

Tahun 1993, adik kedua saya Melati, lahir di Jakarta juga, saat itu saya masuk SD kelas 1. Saya masih ingat ketika saya kelas 1 SD, guru kelas saya, Ibu Baik, sayang sekali kepada saya. Maklumlah, saya salah satu anak terpintar di kelas, penurut pula. Dari yang bisa diingat, kehidupan saya di sekolah menggembirakan. Saya tergolong anak pintar, selalu ranking dalam kelas, tapi tidak pernah dapat ranking 1 seumur hidup, haha….hidup kan tidak perlu diperjuangkan begitu kerasnya ya. Di sekolah, saya tidak pernah masuk dalam golongan anak popular, tapi saya punya cukup banyak teman. Semakin besar, lingkaran teman saya semakin menyempit, saya memang bukan anak yang tergolong supel dan pandai bergaul. Saya tipe orang yang suka berteman dengan beberapa anak saja yang saya anggap cocok, lalu menjadi teman dekat. Tapi ya, saya bisa dengan yakinnya 100% mengatakan, kehidupan SD saya sangat membahagiakan.

Continue reading →

DINAMIKA HIDUP #Goresanku 120


Kadang kala hidup itu keras,
…..sekeras baja.

Hidup mempunyai masa suram dan menyiksa.

Bagaikan Air tetap mengalir di sungai,
….hidup juga mempunyai musim kemarau dan musim hujan.
Seperti musim yang senantiasa berubah,
….hidup mempunyai kehangatan musim panas yang menyegarkan,
….. kesejukan musim dingin yang menusuk ….

Tetapi kita berupaya bangkit kembali.

Kecewa ke gembira
….. mengubah penderitaan yang gelap dan sunyi sepi,
menjadi jalan terang menuju ke arah ketenangan jiwa.


Ditulis kembali oleh :
Catharina Tyas Kusumastuty

Menggenggam Harapan #Goresanku 119


Sepasang suami istri menggelar dagangannya di trotoar jalan.
Lampu jalan cukup terang untuk menerangi dagangan mereka.
Di depan berlalu lalang kendaraan dan langkah-langkah cepat.
Siapa pula yang tertarik untuk membeli ?

Namun,….
Mereka tidak bosan-bosannya menyapa dan menawarkan dagangannya.
Kaos anak warna-warni, rok kecil dan sebagainya,
…..dagangan mereka sehari-hari.

Wahai Pedagang!!

Mengapa kalian yakin ada yang membeli daganganmu?

Bagaimana kalian dapat menjajakan barang di keremangan dan keriuhan seperti ini?

” Kami tak kehilangan HARAPAN “, begitu jawabnya.
” Itulah satu-satunya kekuatan kami. Kami tidak tahu apa dan bagaimana membesarkan usaha ini, namun kami tahu HARAPAN tidak akan pernah meninggalkan kami yang menggenggamnya “.

Ditulis kembali oleh :
Catharina Tyas Kusumastuty

%d bloggers like this: