Monthly Archives: July, 2015

Hidup Bagaikan Air #Goresanku 118


Air selalu berubah bentuknya sesuai dengan lingkungannya,
….flexibel dan tidak kaku
…dapat diterima oleh lingkungannya
… tidak ada yang bertentangan dengannya.
Air tidak putus asa,
…. mengalir meskipun lewat celah sekecilpun.
Ia tidak putus asa,
…sekalipun mengalami kemustahilan untuk mengatasi masalahnya.

Padanya masih dikaruniai kemampuan untuk merubah diri menjadi uap.
Ia dapat memperoleh sesuatu dengan kelembutannya tanpa merusak dan mengacaukan,
…. sedikit demi sedikit ia bergerak
…. menembus bebatuan yang keras.

Begitu juga sama halnya dengan hati seseorang
…dapat dibuka dengan kelembutan dan kasih,
….bukan dengan paksaan atau kekerasan.
Kekerasan hanya menimbulkan dendam
Paksaan akan menimbulkan pertentangan.

Ditulis kembali oleh :
Catharina Tyas Kusumastuty

Advertisements

3 Karakter Orang #Goresanku 117


Seorang Guru memperlihatkan Tiga Mainan berbentuk orang kepada Murid-muridnya dan meminta mereka mencari perbedaan dari Ketiganya. Sekilas Ketiga Mainan itu tampak sama. Bentuk, ukuran, dan bahan materinya mirip. Namun setelah diamat-amati, akhirnya Murid-murid bisa menemukan perbedaannya. Pada Ketiga Mainan itu terdapat lubang-lubang. Namun, jumlah dan letaknya berbeda-beda.

Di Mainan Pertama, ada lubang pada kedua telinganya.

Di Mainan Kedua, ada lubang di telinga dan mulutnya.

Di Mainan Ketiga, hanya ada satu lubang di satu telinganya. Continue reading →

Kelemahan menjadi Kekuatan #Goresanku 116


Kita masing-masing tentu punya kelemahan yang sering kali ingin kita tutupi. Kita bahkan sering malu dengan kelemahan itu. Namun, tahukah jika sering kali pula kelemahan terbesar kita bisa menjadi kekuatan kita yang terbesar?

Mengambil contoh kisah Seorang Bocah berusia 10 tahun ini.

Dalam sebuah kecelakaan mobil, Si Bocah ini harus kehilangan tangan kirinya. Biarpun begitu, Ia tetap memutuskan untuk belajar bela diri judo dan memulai latihannya dengan Seorang Guru Judo yang bijaksana. Latihannya berjalan baik. Namun, ia bingung kenapa setelah tiga bulan berlatih, gurunya hanya mengajarkan satu gerakan. Continue reading →

Belajar Menghargai Orang Lain #Goresanku 115


Alkisah, suatu hari, Seorang Perempuan setengah baya terlihat menggandeng anaknya memasuki sebuah taman besar yang ada di sebuah perkantoran terkenal. Mereka duduk di sebuah bangku panjang. Ibu itu tampak sedang memarahi anak semata wayangnya. Mulutnya tak henti-hentinya mengomel. Tak jauh dari tempat duduk itu, ada Seorang Kakek Tua yang tengah memotong rumput.

Tiba-tiba, Ibu itu mengeluarkan sehelai tisu dari dalam tasnya lalu melemparkannya ke arah Orang Tua itu. Si Kakek terkejut. Ia melirik dengan pandangan heran ke arah Ibu itu. Tapi, Si Ibu malah berpura-pura tidak terjadi apa-apa. Tanpa mengeluarkan sepatah kata, Si Kakek pun memungut tisu itu pelan-pelan, lalu memasukkannya ke dalam tong sampah. Continue reading →

Ironi Permainan Pikiran #01 Pengelana Lahir


Apa sih sebenarnya kebahagiaan itu? Titik dimana kita bisa gembira dengan apapun yang kita punya? Puas dengan diri kita sendiri? Ada begitu banyak pertanyaan, setiap pertanyaan menuju pada jawaban yang begitu banyak lagi, akhirnya ujungnya hanya memenuhi kepala dengan setumpuk lilitan benang kusut. Kalau mau diurai, mungkin sulit, tapi sebenarnya kan benang-benang itu tinggal digunting, atau sekalian saja dibuang, kenapa juga harus peduli dengan benang kusut?

Mungkin hidup akan jadi mudah kalau saya sudah bisa mengaku dan menerima kenyataan, tidak berpikir, hanya akui, terima, dan jalani saja dulu…berhenti membandingkan, berhenti berpikir tentang mengisi kekosongan, berhenti mengganggu hidup orang lain dan menghambat hidup sendiri. Kalau mau dianalisis, sebenarnya sejak kapan sih hidup ini terasa tidak beres? Sejak kecil? Sejak sekolah? Sejak kuliah? Sejak kerja? Sejak ambil S2? Sejak resign dan memulai usaha sendiri? Continue reading →

13 Cara untuk Menulis Dialog Lebih Baik


Dialog ini sangat penting untuk sebuah cerita, dan penulis terbaik tahu bagaimana menggunakan ini untuk mendapatkan keuntungan.
Tentu, Anda bisa berdebat “tidak ada aturan untuk menulis,” tetapi dengan menggunakan tips ini untuk menulis dialog yang lebih baik. Anda akan didorong menjadikan adegan Anda terasa lebih dinamis, karakter Anda tumbuh, dan cerita menawan hati. Continue reading →

RENUNGAN UNTUK MENYAMBUT LEBARAN #Goresanku 113


Kita tidak bisa mengatur apa yang akan diucapkan orang lain, yang bisa dilakukan adalah mengontrol ucapan sendiri…

Cara TERBAIK agar kita memperoleh kasih sayang ialah tidak menuntut agar kita dicintai, tetapi mulailah memberi kasih sayang kepada orang lain tanpa mengharapkan balasan… Continue reading →

Free Indeed!


Fr. Maurice Emelu

IMG_8407I visited one of the largest prisons on the West Coast of the United States of America. It was memorable for me because it was the first time I ministered to those in prison as a priest. The occasion was an Easter Eucharistic celebration, preceded by the Sacrament of Reconciliation. I felt God’s presence among the inmates in a way rarely perceived among many Christian communities with whom I have been privileged to fellowship.

A year after that visit, I was invited to minister to the same house in the same prison again. As I walked out of the prison chapel after the celebration, a young tall man approached me. I looked up and sized him up. In a split second, his imposing macho physique, which looked like the WrestleMania Hawk, scared me. The momentary dreadful second that seemed like an eternity was ameliorated by a sporadic recitation of “Jesus…

View original post 846 more words

Bunga Mawar dan Pohon Cemara #Goresanku 112


Suatu hari di tengah hutan, Bunga Mawar menertawakan Pohon Cemara.
Katanya, “Meskipun Kamu tumbuh begitu tegap, tapi Kamu tidak harum sehingga tidak bisa menarik Kumbang dan Lebah untuk mendekat.”
Pohon Cemara diam saja. Kemudian, Bunga Mawar menceritakan keburukan Pohon Cemara kemana-mana. Akhirnya, Pohon Cemara menjadi tersingkir dan menyendiri di tengah hutan. Continue reading →

Kakek dan 2 Orang Anak #Goresanku 111


Ada seorang kakek dengan 2 orang anak yang masih kecil, mereka lagi naik Kereta Api Ekonomi.
Di dalam kereta, anak-anak itu sangat ribut sehingga mengganggu penumpang yg lain berlarian kesana kemari teriak-teriak tawa mewarnai keceriaan mereka.

Seorang Ibu yang merasa sangat terganggu, berkata dengan suara keras,
“Aduh.. anak siapa sih ini? Tolong dijagain dengan baik dong.. Ribut dan mengganggu banget tau!!” Continue reading →

%d bloggers like this: