CURHAT SEORANG SAHABAT #Goresanku 104


 

Hidup ini berat dan penuh dengan rahasia masa depan. Selama 24 tahun menjalani hidup, sudah tak terhitung masalah hidup yang kuhadapi. Waktu kelas 4 SD aku pernah berpikir kalau mendapat nilai jelek itu adalah akhir dari segalanya. Waktu ABG aku juga berpikir kalau putus dari pacar adalah akhir dari segalanya juga. Waktu sudah lulus kuliah, aku juga sempat berfikir kalau itu adalah akhir dari perjuangan hidup, Dan bahkan belum lama ini, aku berpikir gagal tes pekerjaan adalah akhir dari segalanya.

Aku juga ingat waktu kelas 2 SD, terlambat tidur merupakan masalah yang paling besar di dunia ini, nggak ada masalah terberat selain itu, aku nangis kalau belum tertidur lebih dari jam 9 malam, tapi sekarang aku malah merasa nggak ada masalah kalau tidur jam 3 pagi. Waktu kelas 3 SD, nggak punya mobil-mobilan adalah perkara terbesar buatku, tapi sekarang aku nggak merasa ada masalah meskipun ga punya HP BB. Waktu SMA aku merasa nggak punya kendaraan adalah masalah terbesar karena semua teman sekolah punya kendaraan masing masing, tapi sekarang aku malah nggak merasa ada masalah kalau harus berjalan kaki kemana-mana walaupun sekarang udah punya kendaraan jadul.

Aku juga pernah merasa stres berat waktu punya utang seribu, tapi sekarang aku punya utang seratus ribuan, aku malah nggak nganggap itu suatu perkara yang terlalu besar, selagi aku berusaha untuk mengembalikan itu semua.
Pasti banyak yang bertanya aku mau jadi apa, jadi Guru lah! Amin, aku nggak kerja seperti kebanyakan orang, bangun pagi dan pergi ke kantor. Aku hanya membiarkan itu berjalan apa adanya, tapi aku tetap berusaha sekuat tenagaku, aku bekerja apa yang ku mau dan ku bisa, bukan apa yang ku mau tapi aku nggak bisa melakukannya. Yang penting aku nggak nipu, sekeras mungkin nggak bikin orang lain susah dan terbebani.
Aku hanya hidup dengan cara mengisi yang kosong dan mengosongkan yang berisi..
Aku bisa bertahan hidup karna aku menggaruk tepat di bagian yang gatal .. kalo gatal yah garuk! (suatu kata kerja yang ga jelas rimbanya)

Iya, hanya sesederhana itu…
Dan sejauh ini aku menganggap nggak ada masalah di dunia ini, walaupun waktu menulis ini, aku nggak punya uang sepeserpun … karna emang ga ada lagi BI produksi Peser2an. Yang ada kertasan.

Dan kalau dipikirkan secara sederhana, hidup ini ternyata juga sederhana, hanya perlu bersyukur untuk hari ini dan kemaren, itu aja, hanya sesederhana itu…

Berpikir dan bekerja secara sederhana membuat aku lebih mudah untuk bersyukur…

Ditulis kembali oleh :
Catharina Tyas Kusumastuty

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: