4 TIPE ORANG YANG MENGHADAPI TEKANAN HIDUP #Goresanku 96


Hidup memanglah tak pernah lepas dari tekanan. Terlebih di era modern sekarang ini dengan segala resikonya. Seorang sosiolog Ulrich Beck menamai jaman kontemporer ini dengan masyarakat beresiko. Sekarang ini, perkembangan era menyuguhkan perubahan yang cepat dan tak jarang mengagetkan. Nah berlanjut ke masalah perenungan kita dalam menghadapi tekanan hidup. Tekanan sesungguhnya membentuk watak, karakter, dan sekaligus menentukan bagaimana seseorang bereaksi di kemudian hari. Empat tipe orang dalam menghadapi berbagai tekanan.

  1.  Tipe Kayu Rapuh Tipe orang yang satu ini, merupakan tipe yang mudah patah arang setiap kali berhadapan dengan tekanan walau sekecil apapun. Walau dalam keseharian terlihat baik-baik saja, tapi sesungguhnya mereka rapuh sekali di dalam hati. Mereka adalah orang yang gampang sekali mengeluh pada saat kesulitan terjadi. Mereka akan langsung mengeluh, merasa putus asa, menangis, minta dikasihani atau minta bantuan. Demi menuju yang lebih baik, mereka perlu berlatih berpikiran positif dan berani menghadapi kenyataan hidup. Karenanya dalam menghadapi orang macam ini, bila kita ingin agar mereka lebih kuat, kadang kita harus lebih berani tega terhadap mereka. Posisikan kita sebagai pendamping mereka.
  2. Tipe Lempeng Besi. Tipe yang berikut ini adalah orang-orang yang dalam menghadapi tekanan, pada awalnya mereka dapat bertahan melewatinya. Namun seperti besi, ketika situasi menekan itu semakin besar dan kompleks, ia mulai bengkok dan tidak stabil. Demikian juga orang-orang tipe ini. Mereka mampu menghadapi tekanan, tetapi tidak dalam kondisi berlarut-larut. Bertambah sedikit saja tekanan, dapat membuat mereka menyerah dan putus asa. Untungnya, mereka terkadang masih mau mencoba bertahan sebelum akhirnya menyerah. Walau tipe lempeng besi terkesan belum terlatih, bila mereka berusaha, mereka akan mampu membangun kesuksesan dalam hidupnya.
  3.  Tipe Kapas. Seperti kapas, orang-orang yang termasuk dalam tipe ini cukup lentur dalam menghadapi tekanan. Bila tekanan datang, mereka mampu fleksibel seperti kapas yang bila ditekan akan mengikuti tekanan yang didapatkannya tersebut. Dan setelah tekanan berlalu, dengan cepat ia bisa kembali ke keadaan semula. Begitu pula orang tipe ini, mereka bisa segera melupakan masa lalu dan mulai kembali ke titik awal untuk memulai lagi.
  4.  Tipe Manusia Bola Bekel. Di antara ke-empat tipe yang ada, inilah yang paling ideal dan terhebat. Jangan sekali-kali menyuguhkan tekanan pada orang-orang ini, karena tekanan justru akan membuat mereka bekerja lebih giat, lebih termotivasi, dan lebih kreatif. Coba perhatikan bola bekel. Saat dibanting, ia justru memantul lebih kuat.

Kita semua ingin termasuk dalam tipe yang ke-empat tersebut. Dengan adanya tekanan kita harus lebih memberikan motivasi pada diri kita untuk semakin kreatif dan tertantang menjadi lebih kuat. Tidak menjadi persoalan pada tipe apa saat ini kita termasuk. Yang penting adalah agar kita bergerak dari level tipe kayu rapuh menuju ke tipe selanjutnya. Hingga akhirnya, bangun mental anda hingga ke level Bola Bekel. Saat itulah, kesulitan dan tantangan tidak lagi menjadi sesuatu yang mencemaskan untuk kita Ketika menghadapi kesulitan, seperti apakah diri kita?

Bagaimana reaksi kita?

 

Ditulis kembali oleh :
Catharina Tyas Kusumastuty

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: