Monthly Archives: June, 2015

PENGARUH EMOSI #Goresanku 107


” Berpikirlah dua kali sebelum engkau melakukan sesuatu, agar bisa dipertimbangkan dengan bijaksana, dan membawamu pada keselamatan.”-Anne Ahira.

 

Sering kita menemukan, bagaimana emosi memberi dampak yang tidak pernah kita inginkan. Tidak sedikit emosi yang meninggalkan efek yg tidak baik. Andaikan saja kita bisa memahami makhluk apa sesungguhnya emosi itu, tentu kita bisa menjadi lebih bijaksana.

Emosi bisa jadi merupakan reaksi atas berbagai kejadian yang berlaku dalam kehidupan kita. Emosi juga dapat menentukan bagaimana sebuah kejadian dipahami dan disikapi. Sebuah emosi biasanya berangkat dari prasangka seseorang.

Emosi merupakan bagian dari perasaan kita. Bila tidak dikendalikan, emosi bisa membatasi persepsi kita.

Itu sebabnya, sebaiknya emosi bisa dikendalikan, bukan yang mengendalikan. Sebab bila emosi dibiarkan masuk dalam logika maka akan jadi berbahaya. Persepsi kita bisa menjadi selektif. Membuat kita hanya melihat apa yang sesuai dengan perasaan kita.

 

Ditulis kembali oleh:
Catharina Tyas Kusumastuty

Advertisements

Arti Ayah untuk Seorang Gadis Kecil #Goresanku 106


Gadis kecil itu sedang bersiap-siap ke sekolah, ia menghabiskan sarapan paginya penuh semangat. Hari ini adalah hari dimana Ia harus berbicara tentang Ayah. Ibu kelihatan kuatir karena tahu apa yang hadapi putrinya nanti. Ia berbisik agar si kecil yang ceria tak usah masuk sekolah saja hari ini, tetapi Si Anak berkuncir dua itu hanya tertawa dan berkata ; “Ini kesempatan memberitahu teman-temanku siapa sebenarnya Ayahku, Ibu.” Continue reading →

MASALAH HIDUPKU #Goresanku 105


” Masalah adalah sebuah anugerah …… dimana kita mendapatkan hikmah dan memberikan inspirasi untuk bertindak. Dan membiarkan ketulusan menjadi warna hatimu “.

Diatas adalah kata-kata yg dapat kuserap dari seorang teman saat aku share denganNya.

Kutumpahkan semua uneg2 yg selama ini menghimpit dadaku.
Aku terluka … ada beberapa masalah yg membuatku sakit hati. Dan rasanya aku sudah tidak sanggup lagi untuk menahan semua itu.
Yg lebih menyakitkan lagi adalah pada saat aku merasa ” sendirian ” …… tidak tahu kemana harus mengadu. Disaat itulah aku merasa sangat terpuruk.
Untunglah hal itu cepat teratasi, suport dan solusi dari teman membuatku semangat untuk bangkit.
Memang si, tidak bisa secara instan aku bisa sembuh dari luka hati. Tentu semuanya membutuhkan waktu.
Setidaknya aku sudah merasa lebih baik setelah bisa melepaskan uneg2 yg ada dalam hatiku.

Semoga dengan pengalaman ini, aku bisa lebih bijak dalam menyelesaikan dan menghadapi masalah tanpa harus merugikan diri sendiri dan orang lain tentunya.

Ditulis kembali oleh :
Catharina Tyas Kusumastuty

Institut Psikodrama


Institut Psikodrama.

CURHAT SEORANG SAHABAT #Goresanku 104


 

Hidup ini berat dan penuh dengan rahasia masa depan. Selama 24 tahun menjalani hidup, sudah tak terhitung masalah hidup yang kuhadapi. Waktu kelas 4 SD aku pernah berpikir kalau mendapat nilai jelek itu adalah akhir dari segalanya. Waktu ABG aku juga berpikir kalau putus dari pacar adalah akhir dari segalanya juga. Waktu sudah lulus kuliah, aku juga sempat berfikir kalau itu adalah akhir dari perjuangan hidup, Dan bahkan belum lama ini, aku berpikir gagal tes pekerjaan adalah akhir dari segalanya. Continue reading →

AKU INGIN JADI DIRI SENDIRI #Goresanku 103


“IP kamu semester ini kenapa turun lagi?”
“Ya, emang lagi turun aja, Pa. Kenapa sih, cuma turun dikit juga.”
“Kamu harusnya contoh tu si Randi, anaknya teman mama . Dia bisa dapat beasiswa ke Jerman. IPnya bagus terus. Kamu contoh dia dong.”
“Udah ah. Aku udah kenyang. Mau ke kamar aja.”

Selalu begitu.
Mama selalu punya contoh untuk membanding-bandingkan Aku dengan anak temannya yang lain. Dari dulu selalu begitu. Anak temannya Mama yang beginilah, sepupu temen Papa yang begitulah.  Continue reading →

Anak Perlu Bersahabat dengan Alam #Goresanku 73


” Sebaiknya acara untuk kegiatan anak-anak bulan ini dibatalkan saja. Karena sekarang musim hujan, bagaimana jika nanti kegiatan ini tidak berjalan seperti yang sudah direncanakan. Bagaimana jika anak-anak sakit karena kehujanan?”.
Kata temanku saat meeting untuk kegiatan fieldtrip anak-anak.
Aku rasa anak perlu mengalami dan merasakan segala jenis cuaca. Continue reading →

Perubahan itu dari Dalam #Goresanku 100


Seorang Maharaja akan berkeliling negeri untuk melihat keadaan rakyatnya. Ia memutuskan untuk berjalan kaki saja. Baru beberapa meter berjalan di luar istana kakinya terluka karena terantuk batu.

Ia berpikir, “Ternyata jalan-jalan di negeriku ini jelek sekali. Aku harus memperbaikinya.” Continue reading →

KEMURNIAN EMAS #Goresanku 102


Emas tidak akan jadi emas ketika emas hanya di biarkan begitu saja …. kemurnian emas tidak akan terlihat ketika kita tidak mengalami apa2 … kemurnian emas akan semakin terlihat justru ketika kita mengalami gesekan di sana sini … proses panjang …dan emas tetaplah emas … apapun yang datang menimpa kita … kita akan tetap murni … justru apapun yang di alami emas, berguna hanya untuk memunculkan kemurniannya …bukan untuk menghancurkannya … bukan juga untuk merusaknya.. namun sifat keemasannya tidak akan terpengaruh dengan apapun kondisi yang di alaminya … malah kita akan semakin terlihat indah dan itulah yang membuat emas mahal dan banyak di sukai orang..
Demikian juga hidup … sebab dalam masa kesukaran kita di uji apakah kita tetap murni atau tidak … dalam semua kejadian, kita di uji apakah kita akan berubah atau tidak..

Karena kemurnian seseorang terlihat justru di saat mengalami banyak hal dalam hidupnya … kemurnian seseorang akan terbukti justru di kala tidak mendapatkan apa2 … dan kemurnian seseorang justru di uji ketika dia bukan siapa2 ……..

 

Ditulis kembali oleh :
Catharina Tyas Kusumastuty

Melihat dari Kacamata Orang Lain #Goresanku 72


+ Baru istirahat ? …… maaf ya jika bicaraku tadi menyakiti hatimu.
# Iya, ini baru istirahat …..
# Ah tidak kok, semua baik-baik saja. Tidak ada kata-kata yang menyakiti hatiku.
+ Jangan begitu ….. aku bisa melihatnya. Kamu kelihatan sangat kecewa dengan perkataanku. Sekali lagi aku minta maaf.
# Sungguh, tidak ada yang salah pada perkataanmu tadi.
# Yah ….. aku bersikap begitu karena ” aku kecewa pada diriku sendiri “. Kenapa tadi aku ikutan bicara seperti itu.
# Sudahlah tidak perlu dibahas lagi ….. dalam hal ini aku yang salah!
Kadang kita tidak sadar akan apa yang kita katakan . Apakah kata-kata kita menyinggung atau bahkan menyakiti hati orang lain. Kita beranggapan kata-kata yang kita katakan sudah benar. Tapi sebaliknya, belum tentu baik bagi orang lain.
Lebih baik memandang segala sesuatu dari kaca mata orang lain. Apabila hal itu menyakitkan hati kita, sangat mungkin hal itu juga menyakitkan orang lain.

Ditulis kembali oleh :
Catharina Tyas Kusumastuty

%d bloggers like this: