PERAN PSIKODRAMA DALAM KEGIATAN KESEHARIANKU #Goresanku 101


Ini nyata …… Aku sendiri tidak tahu mengapa bisa melakukannya. Sebelumnya pernah terlintas di benakku, apakah aku bisa menjadi seperti itu (sebagai fasilitator). Eh ternyata terjadi juga, aku bisa melakukannya walaupun hal itu berjalan  tanpa kusadari.

Psikodrama …… menurut sepengetahuanku Psikodrama adalah proses pembelajaran untuk meningkatkan kesadaran peran pribadi dalam kehidupan sosial profesional dan spiritual agar memiliki kehidupan yang seimbang.

Beberapa kali aku ikut pelatihan, dari situ aku mendapat banyak pengalaman dan ilmu. Ada dampak positif dalam diriku setelah mengikuti pelatihan tersebut. Bahkan teknik pembelajaran yang ada di dalamnya dapat kuterapkan dalam kegiatan keseharianku.

Kebetulan aku berkecimpung di bidang pendidikan.

Ada pengalaman yang begitu mengesankan. Seperti biasa kami mengadakan evaluasi setelah kegiatan bersama anak-anak. Evaluasi kali ini berbeda dengan biasanya. Perbincangan kali ini bisa dikatakan serius, karena ada persoalan interen yang perlu segera diselesaikan.

Awalnya perbincangan berjalan santai dan kadang diselingi dengan canda ria. Kebelakangnya suasana berubah menjadi  serius dan panas. Melihat itu, aku berinisiatif untuk bisa mengalihkan suasana agar bisa hidup kembali. Karena jika hal tersebut dibiarkan berlarut-larut akan tidak baik jadinya.

Tanpa kusadari, aku ambil alih untuk pimpin perbincangan tersebut. Kendali ada padaku, seolah aku ini seorang atau dapat dikatakan sebagai moderator / fasilitator dalam acara pelatihan. Aku berperan aktif dalam menjembatani dialog rekan-rekan guru. Anehnya aku bisa ” menggiring ” mereka dalam suasana seperti pelatihan Psikodrama yang sesungguhnya. Dan saat itu aku merasa semua berjalan dengan sendirinya ……  mengalir begitu saja. Semua menjadi terbuka saling mengungkapkan ganjalan hatinya, suasana menjadi sharing yang menumbuhkan rasa lega dan saling percaya yang terungkap dari pernyataan rekan-rekan guru.

Kenapa ya kok bisa terjadi seperti itu, aku sendiri tidak tahu.

Nah dari pengalaman tersebut, aku ingin lebih mendalami belajar Psikodrama demi pengembangan diri.

Semoga ……

 

Ditulis kembali oleh :
Catharina Tyas Kusumastuty

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: