Psikodrama adalah Eksplorasi Tindakan


Ini adalah istilah kegiatan kelas yang Saya gunakan untuk menyatakan drama, atau psikodrama. Penerapan drama, pada antologi saya di Interactive & Improvisational Drama. sudah  saya rubah, bagaimanapun saya pikir lebih baik untuk menyebut kategori ini “eksplorasi tindakan “-atau, sebagai alternatif, “enactments eksplorasi.” Saya menulis kembali dua buku besar pada psikodrama, memperbaruinya, dan menggunakan judul itu, untuk beberapa alasan:

Kebanyakan orang berpikir drama disetarakan dengan teater. Di antara seniman teater, drama adalah istilah yang lebih inklusif, tetapi hanya sedikit orang tahu ini. Drama (atau teater) untuk sebagian besar adalah scripted, perform, yang dilakukan aktor sebagai “produk polesan” kepada khalayak yang relatif pasif untuk tujuan hiburan. Dan budaya kita penuh tidak hanya drama panggung, namun juga film, program televisi, segala macam acara , DVD, dan sebagainya.

Ada lagi jenis aktifitas lain yang menggunakan beberapa elemen drama- pemberlakuan cerita, orang-orang bermain peran, area khusus atau panggung  (seperti pengaturan alur “cerita” dan khayalan)  namun hal ini, berbeda secara signifikan: Ini improvisasi, tidak scripted atau dilatih, ini dimainkan oleh orang-orang biasa, untuk  membantu mengeksplorasi, pemahaman lebih baik, mencari solusi yang lebih kreatif, berinteraksi dengan sebuah kelompok kecil yang menarik dan membangkitkan semangat, bersama dengan para partisipan utama, menemukan solusi yang lebih baik atau pemahaman lebih.

Saya pikir perbedaan ini penting dan layak untuk dicermati, jangan dikecilkan. Eksplorasi Tindakan termasuk di sekolah-sekolah merupakan cara utama bagi orang untuk belajar melalui pengalaman. Ini sangat baik untuk belajar tentang kompleksitas masalah manusia, seni membantu orang (pengobatan, terapi, konseling, menjadi seorang pendeta, menteri, pengasuhan, pengajaran, pelatihan, dll), atau untuk belajar pemahaman yang lebih dalam mengenai sejarah , antropologi, ilmu politik, sosiologi, psikologi, komunikasi, dan mata pelajaran lainnya yang menyangkut kerja pikiran, relationships, dan sistem-sistem sosial-budaya.

Hal ini dapat juga diterapkan dalam pelatihan pengacara, polisi, dan lain-lain yang harus berurusan dengan situasi kritis, untuk menciptakan perdamaian bukan pertikaian, diplomasi dan kepemimpinan. Mempromosikan team-building dan pemecahan masalah dalam bisnis akan lebih baik dilakukan dengan menggunakan Eksplorasi Tindakan (Psikodrama), karena orang dapat lebih banyak terlibat dan belajar lebih baik dengan melakukan daripada mendengar “tentang.”

Beberapa kata-kata yang digunakan untuk menggambarkan Eksplorasi Tindakan telah menjadi problematik:

Psikodrama – Saya suka hal ini, saya telah menulis artikel yang tak terhitung jumlahnya dan beberapa buku tentang hal itu, tapi ! – Wartawan telah mulai menyalahgunakan istilah ini untuk mengacu pada setiap kesulitan, keadaan psikologis yang bermasalah. Jika saja definisi berubah berdasar  penggunaannya bukan berdasarkan formula dasarnya, maka lebih banyak orang yang sedang terkena penyalahgunaan ini,, dan ratusan wartawan akan belajar dari kata baru ini daripada Ahli Psikodrama yang dapat memperbaikinya. Psikodrama seharusnya membebaskan,  meningkatkan kesadaran, bukan cerminan kebodohan sendiri yang dapat digali lebih dalam.

Tentu saja arti dari kata itu sendiri merupakan permasalahan juga: Psycho mirip psikotik dan berbahaya sehingga orang berpikir mengenai film Alfred Hitchock yang menakutkan tentang pembunuh gila tapi pintar, “Psycho” . Mereka juga berpikir tentang karikatur psikoanalisis, pria yang berjenggot, ekspresi dengan gaya tertentu, dan subjek kartun yang begitu banyak.

“Drama” dikaitkan dengan terlalu mendramatisir-, dengan pencitraan selebriti, dan tak seorang pun ingin dikenal sebagai “Ratu Drama” (tukang bohong). Sangat mengusik  karena tidak dimaksudkan untuk diasosiasikan menjadikan hal tersebut, saya terpaksa mengakui bahwa sebenarnya ini adalah apa yang kebanyakan orang pikir ketika mereka mendengar kata Psikodrama. Saya tidak berpikir kita akan mengubahnya, jadi bagaimana kalau kita mengubah istilahnya?

Saya memasukan dalam lingkup kategori Eksplorasi Tindakan adalah termasuk:

• Terapi Drama (yang sering lebih dari peran sakit atau model medis dan berhubungan dengan orang-orang yang tidak berada dalam proses “terapi ‘).
• Proses Drama dalam pendidikan (tampak pada karya Dorothy Heathcote di Inggris dan lain-lain), sebuah cara belajar dengan Tindakan itu saya pikir sangat menjanjikan.
• Sosiodrama (menggunakan metode Psikodrama untuk membantu kelompok mengeksplorasi kompleksitas peran yang mereka mainkan, pelatihan peran, membantu orang melakukan peran mereka lebih efektif ), sama untuk pelatihan simulasi pilot dan astronot, atau manuver militer untuk mendeteksi dan memperbaiki gangguan dalam perencanaan dengan sistem yang besar.
• pelatihan spontanitas,
• kelas improvisasi,
• pengembangan imajinasi (semua kegiatan just for fun, pelatihan empati),
• keterampilan untuk meningkatkan pemahaman,
• pelatihan improvisasi bisnis dan organisasi,
• dan sebagainya.

Ada beberapa bentuk peralihan seperti Playback Theatre atau Teater Kaum Tertindas yang mengambil bagian dari sedikit lebih dari teater tetapi juga berbeda dari jenis Drama konvensional.

Jadi semua itu adalah beberapa alasan saya untuk mempromosikan kategori baru. Segala sesuatu terus berkembang ketika orang berpikir tentang itu, dalam dunia yang terus berubah.

terjemahan bebas dari :

Action Explorations by Adam Blatner

Originally posted on April 18, 2012

http://blatner.com/adam/blog/?p=428

3 responses

  1. Ma Kasih, Bu tyas, atas koment-nya🙂

    Like

  2. chatarina tyas kusumastuty | Reply

    Koreksi:
    ” Ekslporasi / Eksplorasi ………..

    Like

  3. chatarina tyas kusumastuty | Reply

    Sip Pak Didik ………….. metode ” Ekslporasi Tindakan ” memang pantas untuk dipromosikan. Sebagai pendidik harus berkembang dan selalu mengikuti perkembangan jaman. Metode tersebut saya rasa cocok diterapkan dalam pelatihan 2, karena dari terapan metode tersebut memang kelihatan sudah ada hasilnya. ***

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: