JIKA WAKTU BISA DI PUTAR KEMBALI #Goresanku 59


*Tak ada seorang anakpun yang tidak pernah merasa takut, tergantung situasinya. Bahkan anak-anak bisa merasa takut terhadap berbagai hal. Rasa takut yang dihadapi biasanya berhubungan dengan kejadian masa silam yang buruk. Untungnya sebagian besar ketakutan anak bisa diatasi sedini mungkin, dengan dukungan dari orang tua dan orang-orang terdekat.

Setiap kali sampai di pintu gerbang sekolah Dia pasti menangis. Selalu begitu setiap harinya, seakan ada sesuatu yang membuatnya merasa takut. Banyak cara dilakukan, agar bisa membuatnya tenang. Tampaknya, tidak ada yang bisa menanganinya. Jika begitu terus, rasanya tidaklah baik untuk semuanya.

Aku tidak ingin berdiam diri dan membuang waktu. Dia adalah siswa baru, baru seminggu dia bergabung di TK tempatku mengajar. Oleh karena itu aku ingin sekali bertemu dengan Orang-tuanya, untuk mencari tahu perihal anaknya.

Setelah bertemu dengan mereka, aku baru tahu, bahwa dia pernah bersekolah di tempat lain. Dan oleh karena suatu hal, mereka bersepakat untuk memindahkan anaknya ke sekolah lain.

Sungguh Aku merasa prihatin dengan keadaannya saat itu. Ternyata dia mempunyai pengalaman buruk di sekolahnya terdahulu. Dia pernah dihukum dengan cara di masukkan gudang oleh seorang Guru. Dengan alasan tidak mau mengerjakan tugas sekolah. Keadaannya saat itu sungguh memprihatinkan. Dia tidak mau sekolah dengan alasan takut. Dia tidak mau ketemu Bu guru karena dia takut disakiti lagi. Seakan Sekolah dan sosok Guru adalah momok baginya.

Dan yang membuatku lebih prihatin lagi, saat Orang-tuanya mengatakan “ jika saja waktu bisa di putar kembali “, mereka ingin memperbaiki diri. Mereka tampaknya menyesal akan apa yang dialami oleh anaknya.

Setelah dilakukan dengan berbagai pendekatan, pelan-pelan dia mulai bisa menyesuaikan diri dengan lingkungan sekolah dan bisa menghilangkan rasa takut terhadap sosok seorang Guru.

## Kasih sayang, Kesabaran dan Keyakinan adalah cara terbaik untuk mengatasi ketakutan atau trauma anak.

Ditulis kembali oleh :
Catharina Tyas Kusumastuty

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: