Monthly Archives: March, 2015

♡ BICARA DENGAN BAHASA HATI ♡ #Goresanku 60


Tak ada musuh yang tak dapat ditaklukkan oleh Cinta.
Tak ada penyakit yang tak dapat disembuhkan oleh Kasih Sayang.
Tak ada permusuhan yang tak dapat dimaafkan oleh Ketulusan.
Tak ada kesulitan yang tak dapat dipecahkan oleh Ketekunan.
Tak ada batu keras yang tak dapat dipecahkan oleh Kesabaran.
Semua itu haruslah berasal dari Hati kita.
Bicaralah dengan Bahasa Hati, maka akan sampai ke Hati pula.
Kesuksesan bukan semata-mata, betapa keras otot dan betapa tajam otak kita, namun juga betapa Lembut Hati kita dalam menjalani segala sesuatunya.
Kita tak kan dapat menghentikan tangis Seorang Bayi hanya dengan merengkuhnya dalam lengan yang kuat. Atau, membujuknya dengan berbagai gula-gula dan kata-kata manis.
Kita harus mendekapnya hingga Ia merasakan detak jantung yang tenang jauh di dalam dada kita.
Mulailah dengan melembutkan hati sebagai upaya dalam meraih keberhasilan kita.

Ditulis kembali oleh :
Catharina Tyas Kusumastuty

Advertisements

Peran Ayah #Goresanku 78


Siapa bilang ” AYAH ” tidak bisa seperti ini. Mengantar sekolah dan masuk ke kelas.

# HIDUP AYAH ….!!! #
Peran ayah

Ayah adalah bagian yg tak terpisahkan dalam keluarga. Keluarga bukan hanya urusan kaum ibu saja. Sementara urusan ayah adalah mencari nafkah. Pembagian peran yang kaku antara ayah dan ibu sudah bukan jamannya lagi. Baik ayah maupun ibu, semua menjalani peran-multi di dalam keluarga.

Ditulis kembali oleh :
Catharina Tyas Kusumastuty

 

Karakter Anak Belajar dari Orangtuanya #Goresanku 77


kaki naik

Papa kalau makan kakinya diatas kok bu guru ……

 

Ditulis kembali oleh :
Catharina Tyas Kusumastuty

JIKA WAKTU BISA DI PUTAR KEMBALI #Goresanku 59


*Tak ada seorang anakpun yang tidak pernah merasa takut, tergantung situasinya. Bahkan anak-anak bisa merasa takut terhadap berbagai hal. Rasa takut yang dihadapi biasanya berhubungan dengan kejadian masa silam yang buruk. Untungnya sebagian besar ketakutan anak bisa diatasi sedini mungkin, dengan dukungan dari orang tua dan orang-orang terdekat.

Setiap kali sampai di pintu gerbang sekolah Dia pasti menangis. Selalu begitu setiap harinya, seakan ada sesuatu yang membuatnya merasa takut. Banyak cara dilakukan, agar bisa membuatnya tenang. Tampaknya, tidak ada yang bisa menanganinya. Jika begitu terus, rasanya tidaklah baik untuk semuanya. Continue reading →

Memaksakan Kehendak pada Anak #Goresanku 76


” Ayo pegang pinsilnya yang bener dong, duduknya yang rapi!”
“Lihat tuch, teman-temannya sudah pada pinter !”
Kata orang tua murid yang pada saat itu ikut masuk kelas untuk menemani anaknya belajar.

Memaksakan Kehendak

Orang tua mana sich, yang tidak ingin anaknya pinter?

Dapat dikatakan, kebanyakan orang tua pasti menginginkannya. Sebaiknya perlu diingat, bahwa setiap anak itu berbeda. Apalagi anak masih berumur 18 bulan, untuk berjalan dan berbicara pun belum sempurna. Orang tua menuntut anaknya agar bisa melakukan sesuatu seperti anak yang lain. Tanpa harus  melihat bagaimana kemampuan si anak sendiri.

Tentunya masing-masing anak/individu akan berbeda dalam penguasaan syaraf motoriknya. Jadi yang perlu kita lakukan adalah bersabar dan menikmati masa-masa mengajari si kecil, sehingga anak tumbuh dan berkembang dengan sempurna pada masa perkembangan anak.

Jadi aku rasa, tidak perlu memaksa Si Kecil untuk dapat melakukan sesuatu hal yang mungkin sudah dikuasai teman seusianya dan belum dikuasai oleh Si Kecil.

 

Ditulis kembali oleh :
Catharina Tyas Kusumastuty

Impian Anak #Goresanku 75


” Kalau sudah besar, aku ingin jadi Astronot, …… biar bisa terbang jauh ke langit “.
Semua anak pasti mempunyai cita-cita. Biasanya cita-cita yang mereka sebutkan didapat dari apa yang telah mereka lihat, dengar dan alami.

Cita citaku
Bila mendengar cita2 seorang anak kecil , kadang kita dibuat kaget bahkan merasa geli karena melihat kepolosan mereka itu.
Setiap anak berhak memiliki mimpi. Biarkan mereka memiliki mimpi, sekalipun mimpi itu aneh dan seolah-olah hanya imajinasinya saja. Perlahan imajinasinya akan berkembang sesuai dengan usianya. Kitapun tahu, cita2 anak bisa berganti setiap hari.
Ya …. sebaiknya kita tanggapi saja, jangan sampai kita berkesan tidak mendukung cita-cita dan harapannya. Sehingga Mereka tidak berani lagi untuk bermimpi dan memiliki cita-cita.

 

Ditulis kembali oleh :
Catharina Tyas Kusumastuty

 

PESAN TAK SAMPAI #Goresanku 58


Sebut saja “ Cantik “, murid TK B berusia 5 tahun yang biasanya periang dan lincah itu sekarang lebih sering duduk menyendiri di kelas. Tak ada lagi tawa ceria yang biasa menghiasi bibirnya. Tak hanya itu saja, ia juga menjadi “ judes “ pada semua orang. Setiap ada temannya yang mengajak bicara atau bermain, Cantik menanggapinya dengan galak.
“Nggak mau!”
“Sana pergi !”
Dan biasanya diakhiri dengan tangisan. Continue reading →

PENGARUH POLA ASUH MASKULIN #Goresanku 57


Seorang Ibu datang padaku ” curhat ” tentang kekuatirannya pada anak perempuannya. Ia mengeluhkan akan perilaku anak perempuannya yang masih usia dini itu, berperilaku seperti anak laki-laki. Sebelumnya Ibu itu tidak begitu memperdulikannya, lama-kelamaan, Ia merasa kuatir. Ibu itu takut jika perilaku anaknya akan terbawa sampai dewasa nanti. Continue reading →

%d bloggers like this: