Monthly Archives: January, 2015

Penggunaan Alat Test Psikologi ; Sebuah Diskusi


Percakapan santai dengan kawan kuliah dulu, berbagi pengalaman untuk memberikan layanan

+ Halo Dik. Mungkin gak sih merekomendasikan sso utk level manajerial tanpa BEI? (Behavioral Event Interview) Berdasar pengalamanmu gmn?

Psikodrama : mungkin saja,…utk jabatan apa?

+ Branch Manager
+ Mintanya cuma dites bukan assess. Makanya aku bertanya. Mgkin ya ambil keputusan dgn hny hasil tes dan wwcr biasa? Continue reading →

Cemburu menjadi Penyebabnya #Goresanku 53


Melihatnya di sudut ruang kelas …. sendirian. Kelihatannya asyik banget mengerjakan sesuatu. Setelah kuamati, ternyata Dia sedang mencorat coret di atas kertas dengan spidol. Wajahnya kelihatan tegang, tanda sedang marah. 2015-01-21 10.38.15 Continue reading →

Perkembangan Tanggung – jawab


Anak-anak tidak bertanggung jawab, tanggung jawab ada pada orang tuanya
Remaja belajar untuk bertanggung jawab, dan tanggung jawab masih berada pada orang tua,
Dewasa Awal bertanggung jawab pada dirinya sendiri
Dewasa matang, bertanggung jawab terhadap dirinya, orang lain dan lingkungannya
Setara dengan di dunia kerja
………Untuk karyawan biasa, tanggung jawab ada pada atasannya
Karyawan yang baik ia sudah mampu bertanggung jawab terhadap dirinya, pekerjaan, dan lingkungan kerjanya
Pemimpin bertanggung jawab pada dirinya, Pekerjaan, lingkungan kerja dan atas apa yang dilakukan anak buahnya.

Retmono Adhi

Lihatlah ke Dalam !


Look inside you and be strong. And you’ll finally see the truth.That a hero lies in you (MARIAH CAREY, HERO)

Berdoa adalah bahasa Hati, adalah bahasa Rasa.

Doa yang benar dan tepat adalah doa yang mengalir dari hati dan diwujudkan dalam tindakan.

Apa pun yang berasal dari Hati akan menyentuh Hati, sebuah Keyakinan yang akan melahirkan Keberanian.

Keberanian untuk menyentuh Rasa orang lain.

Keberanian yang mengajak orang untuk mengungkapkan perasaannya secara konkret.
Menangkap perasaan orang lain itu penting. Hal ini akan membangun Relasi.

Relasi yang dibangun dengan perasaan akhirnya adalah relasi yang jujur.

Relasi yang jujur akan menumbuhkan kepercayaan kepada sesama.

Relasi ini diterapkan dalam kehidupan doa,

Kepercayaan tumbuh karena yakin Tuhan mengerti apa yang dialami dan dirasakan seseorang.

Tuhan ada dalam diri tiap orang.

Apakah Perlu Saya Bawa ke Ahlinya ? #Goresanku 52


Kadang aku capek sendiri lihat tingkah / aktivitasnya.

Tidak bisa diam, ada saja yang dikerjakan.

Coba lihat, belajar saja sambil panjat sana panjat sini!

“Apa dia punya kelainan atau perlu saya bawa keahlinya ya ?” kata adikku.
2015-01-20 11.38.55
Continue reading →

Membaca Simbol ; Salah Satu Teknik Psikodrama ku


Sebatang rokok menyala dan tiga putung sisa di dalam asbak
Apa yang terbersit dalam pikiran?
Asbak terbuat dari kaca….
Terletak diatas karpet….

Asbak

 

Dapatkah diperkirakan pada kisaran tahun berapa gambar ini diambil?…,….disimpulkan dari jenis rokoknya, bentuk asbaknya…. Motif karpetnya, serta minat mengambil gambar seperti ini,…. Continue reading →

MENGUBAH KEBIASAAN #Goresanku 51


Kebiasaan buruk lebih sulit diubah daripada kebiasaan baik, hal ini memang alamiah karena manusia pada dasarnya lebih merespon hal-hal negatif daripada hal-hal positif.

Kebiasaan buruk mendatangkan kenikmatan sesaat & diperoleh dengan cara yg mudah & menyenangkan untuk dijalani,

inilah yg menjadi daya tarik bagi semua orang.

Karena itu, satu hal yg mutlak di perlukan bagi kita untuk mengubah kebiasaan buruk adalah KEMAUAN.

Kita harus selalu ingat,kita tak akan bisa mengubah dunia di sekitar kita jika kita tak mau mengubah diri sendiri. Continue reading →

Pak Polisi Mencari Anak yang Nakal #Goresanku 50


Kita tentu masih ingat apa yang orang tua kita lakukan untuk mencegah kita dari tindakan yang tidak diinginkan oleh orang tua kita. Salah satu cara yang jitu / efektif adalah menakuti kita dengan sesuatu yang dianggap menakutkan. Misalkan saja ” awas nanti ada pak polisi nangkap kalau tidak mau bobok siang “. Atau dengan kata-kata lain dengan tujuan untuk mencegah anak melakukan sesuatu.
Tidak ada yang salah sebenarnya mereka melakukan dengan tujuan mencegah anak dari tindakan yang sekiranya dianggap tidak baik.
Namun demikian, sesungguhnya ada dampak yang tidak baik untuk perkembangan mental anak. Hal itu wajar karena hal-hal yang seram selalu disugestikan pada pikiran dan tindakan mereka pada kesehariannya. Continue reading →

%d bloggers like this: