SAKIT HATI VS SIKAP HATI #Goresanku 47


Kadang sepatah kata yang ketus membuat kita :
♡ Sakit hati sampai bertahun-tahun
♡ Sikap ceria dan kegembiraan selama ini tersapu habis oleh sepatah kata.
Kalau orang bertanya mengapa?
” menyakitkan..”
Benarkah kata-kata itu yang begitu menyakitkan?
Ataukah kita yang terlalu lemah?
Bukan…
kita tidak lemah,
kata kata ketus itu pun tidak ada apa-apanya.
Permasalahannya adalah:
Hati kita yang terlalu tinggi.
Tinggi hati membuat :
harga diri,
gengsi,
keinginan dihormati,
semua ikut menjadi tinggi.
Tinggi hati membuat kita merasa diri :
terhormat, mulia dan sempurna.
Sikap inilah yang membuat kita gampang ;
tersinggung, mudah sakit hati dan berprasangka buruk.
Tinggi hati membuat kita rapuh dan jiwa kita lemah.
Jika kita mau jadi kuat, belajarlah rendah hati setiap saat,
maka kata-kata ketus di atas tidak akan berarti apa pun bagi kita
Kerendahan hati membuat kita:
tenang,
hening namun
tegar bagai samudera yang mengambil tempat paling rendah.
Rendah hati membuat kita bebas leluasa
Rendah hati adalah sumber kekuatan .

Ditulis kembali oleh :
Catharina Tyas Kusumastuty

2 responses

  1. Hhhm… Klo ada yang ngomong ketus ke aku, biasanya aku gak nyadar.. Kecuali utk satu orang, selain kata2nya kasar banget, tapi juga kaget krn kata2 begitu bisa keluar dr orang itu..

    Like

    1. pastilah org itu begitu “istimewa” bagimu….

      Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: