SEBUAH PANDUAN UNTUK TRAINING BERDASAR DRAMA #Teori Psikodrama 1/7


 Seorang karyawan mengaku kepada manajernya bahwa rekan-rekan kerjanya mengiriminya ofensif e-mail. Seorang sales representative, Afrika-Amerika pertama yang  bekerja di tenaga penjualan serba putih (kulit putih), mengatakan kepada manajer bahwa dia ingin mengajukan keluhan EEO. Situasi rumit seperti ini merupakan tantangan sehari-hari di lingkungan perusahaan saat ini.  Misalnya : keterampilan dalam menangani topik hangat seperti keragaman di tempat kerja, pelecehan seksual, dan kekerasan di tempat kerja naik ke posisi utama ukuran keberhasilan kepemimpinan, serta ” people skills ” mendapatkan kredibilitas dan kewibawaan. Seandainya paradigma strategis lebih daripada reaktif dinamika manusia adalah untuk mengubah pemikiran kita, maka paradigma baru untuk pelatihan harus mengantar pada perubahan.
Sekarang ini pelatihan harus sangat menarik untuk melibatkan peserta dalam realitasnya dengan cara melibatkan lebih dari sekedar intelek (pengetahuan). Pelatihan harus praktis sehingga peserta dapat secara aktif menggunakannya. Ini harus relevan dengan kompleksitas kehidupan kerja peserta, dan yang paling penting, ia harus memberikan kenangan, pengalaman abadi.  Fakta bahwa ceramah, bermain peran, dan teknik instruksional tradisional lainnya telah menjadi membosankan, perusahaan perusahaan beralih ke drama.

Drama, dengan fluiditas, spontanitas, dan open-endedness, adalah alat untuk menyajikan informasi yang menghibur, memaparkan  topik-topik kontroversial di tempat kerja, mengurangi potensi litigasi, dan mengubah budaya organisasi. Mencerminkan dinamika manusia yang mempengaruhi keputusan yang dibuat di ruang rapat, di lantai manufaktur, dan pada counter toko, drama membantu orang meneliti seluk-beluk perilaku manusia dan pengaruh mereka pada budaya perusahaan dan hasil bisnis. Perusahaan juga menemukan bahwa aplikasi untuk drama memberikan “model pelatihan kontekstual,” yang mencakup simulasi hidup manusia bagi peserta untuk berlatih mengelola interaksi manusia yang kompleks dalam lingkungan belajar yang aman dan terkendali.

Ratusan perusahaan, termasuk Kraft Foods, Monsanto, Bayer Pharmaceuticals, dan Hoffman-LaRoche, saat ini menggunakan pelatihan berbasis drama untuk mendidik dan melatih karyawan dan manajernya. Namun, dengan sumber daya pelatihan , anggaran, dan waktu, yang terbatas saat ini, bisakah perusahaan percaya bahwa program berbasis drama efektif akan memberikan kesempatan belajar yang berharga? Jawabannya adalah ya dan tidak, tergantung pada jenis pelatihan berbasis drama yang dipilih dan logistik dari pelatihan yang pernah dilakukan.

Artikel ini berfungsi sebagai panduan konsumen untuk pelatihan berbasis drama di perusahaan. Perbedaan penggunaan dan tingkat efektivitas pelatihan berbasis drama ini telah diuji, dan rekomendasi dibuat untuk membantu SDM mengidentifikasi kapan dan bagaimana menggunakannya secara optimal. Peringatan tentang kemungkinan bahaya yang melekat dalam suatu metode pelatihan yang powerful.

Bersambung ……… Perspektif Sejarah…….

 
Terjemahan bebas dari :
A Guide to Drama-Based Training 
by Joyce St. George, Sally Schwager and Frank Canavan
Reprinted from: Employment Relations Today, Winter 1999, Vo. 25, No. 8.
© John Wiley & Sons.

3 responses

  1. […] ….sambungan dari ….Sebuah Panduan Training Berbasis Drama […]

    Like

  2. ning.tyas@yahoo.co.id | Reply

    Dalam drama banyak adegan spontanitas , begitu pula dalam kehidupan perlu juga tindakan2 spontan. Agar hidup menjadi dinamis dan tidak monoton. Saya rasa pelatihan berbasis drama perlu dibudayakan dalam perusahaan2.

    Like

    1. Setuju sekali,..

      terima kasih

      Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: