Sejumput Tanya di Meja


Luruh keberanian diri
merangkai kata menggugat makna

Gelisah terus menggerus
bertindak tanpa jurus

Fajar dan senja berganti

Apa yang tersisa di hati ?

Menulis sejarah haruskah dengan darah?

Apakah untuk dikenang meski menang?

 

Pal Batu, 2 September 2014

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: