Monthly Archives: April, 2014

Realisme Psikologis dalam Teater – ku


Tulisan ini terinspirasi dengan berita penghormatan kepada Alm. Gabriel Garcia Marquez, penulis yang beraliran “Realisme Magis”. Novelis Peraih Nobel Sastra 1982, yang kubaca di Kompas hari ini, Senin, 21 April 2014.
Aku jadi teringat pada waktu merintis KRST (Keluarga Rapat Sebuah Teater) bersama kawan kawan di Fakultas Psikologi UGM. Kami sepakat untuk mengeksplorasi aliran Realisme Psikologis…(kayaknya ini aliran yang kami bikin-bikin dech! :D)

Waktu itu pertimbangannya sederhana saja, bahwa kami semua belajar Ilmu Psikologi, dan ingin menggabungkan dengan Teater yang Realis. Maksud kami adalah dengan ber-Teater (berkesenian) kami akan mengaplikasikan Ilmu Psikologi yang kami dapatkan di bangku kuliah. Juga bermaksud dalam ber-teater ini kami ingin lebih mengenal diri dan mengembangkan diri. Continue reading →

Advertisements

Rahasia untuk Perubahan Pribadi menjadi lebih baik


Kebanyakan orang ingin mengubah sesuatu tentang diri mereka. Di negeri ini kita memiliki tradisi optimis tentang “mencapai tempat tertentu” dan “mencapai lebih tinggi,” yang mencakup mendapatkan citra diri tertentu. Perubahan dan optimisme berjalan seiring. Tampaknya, dalam krisis ekonomi saat ini, optimisme yang tertinggal, tapi masih ada motivasi yang kuat untuk berhasil, yang berarti mampu mengatasi hambatan. Banyak kendala yang dihadapi orang-orang dalam meraih kesuksesannya, kesemuanya bersifat pribadi. Itulah sebabnya hampir semua orang ingin mengubah kebiasaan, ciri kepribadian, kecemasan kronisnya, dan sebagainya. Continue reading →

10 Pelajaran untuk Pengusaha dalam Membangun Kepercayaan


Salah satu kenyataan bahwa setiap pengusaha harus belajar adalah sebagian besar hal-hal yang sangat penting untuk mengawali kesuksesan berada di luar kendali langsung mereka. Hanya karena Anda bermimpi dan membangun itu tidak berarti mereka akan datang – yang meliputi tidak hanya pelanggan, tetapi juga investor, mitra, anggota tim, dan bahkan keluarga Anda sendiri. Mereka tidak akan datang jika mereka tidak mempercayai Anda.
Dalam pengalaman saya, kepercayaan adalah alat yang paling kuat bahwa pengusaha dapat memegang, kendali baik di dalam maupun di luar wilayah dirinya. Saya telah melihat banyak contoh dalam kehidupan bisnis saya sendiri, namun saya mendapatkan perspektif baru tentang cara kerjanya dari sebuah buku baru oleh pengusaha sukses Agustus Turak, berjudul “Business Secrets of the Trappist Monks.” Continue reading →

%d bloggers like this: