Monthly Archives: June, 2013

Andaikan Pemimpinku……


9 Kualitas dari Orang yang ber-Keyakinan Diri

Pertama-tama: Keyakinan diri bukanlah keberanian, angkuh, sombong, atau berpura-pura berani. Keyakinan diri bukanlah muka tembok atau kurang ajar terhadap orang lain.

Keyakinan diri adalah tenang: Ini adalah ekspresi alami dari Kemampuan, Keahlian, dan Penerimaan diri.
Saya beruntung mengetahui sejumlah orang yang benar-benar memiliki Keyakinan Diri. Kebanyakan bekerja dengan saya di HubSpot, yang lain adalah sesama pendiri Startups sendiri,serta beberapa di antaranya saya temui melalui kegiatan Angel Investment Activity. Namun mayoritas adalah orang-orang yang saya temui sepanjang karir saya dan yang bekerja di berbagai industri dan profesi.

Kehadirannya tidaklah mengejutkan, Mereka semua menunjukkan sejumlah kualitas Continue reading →

Bagaimana Bila Paradigma itu Susah Diubah?


Nasihat Bijak

Apakah tidak lebih baik paradigma itu dibiarkan saja begitu apa adanya? Karena merubah paradigma itu sangat sulit. Ini adalah pertanyaan ketiga yang muncul di hari Senin, 17 Juni 2013.

Yang harus kusampaikan bahwa aku tidak memaksa orang lain untuk merubah paradigmanya. Dia sendiri yang harus merubah, bila dia menginginkannya.

Paradigma itu adalah cara pandang kita yang terakumulasi dari semua ilmu yang pernah kita pelajari, dari semua pengalaman yang pernah kita rasakan, dari semenjak kita kecil hingga sekarang.

Semua itu membentuk diri kita menjadi seperti sekarang ini. Dan untuk merubahnya, butuh kekuatan yang besar pula. Butuh disiplin, dan juga kerja keras. Itulah alasan mengapa terkadang sulit sekali merubah paradigma.

Aku hanya menawarkan dan mengingatkan, bila memang kau menghadapi sebuah masalah, bisa jadi solusinya akan kau temukan bila kau mampu melihatnya dari paradigma yang berbeda.

Aku hanya mengingatkan jangan sampai kau menjalani sebuah peta, yang kau sendiri tidak tahu apakah peta itu…

View original post 82 more words

Marah adalah KEBIASAAN


Marah,…adalah KEBIASAAN

Sangat mudah untuk membayangkan kebiasaan seperti minum setelah makan, menggigit kuku atau mengatakan “iya kan?” setelah setiap kalimat. Sesuatu yang memicu kita, dan kita membawa kebiasaan ini kemana pun. Ini lebih mudah daripada membayangkan suatu konsep baru – hal ini hanyalah sebuah pemicu untuk respon tanpa dipikirkan

Nah, disini emosi dapat menjadi sebuah kebiasaan juga. Continue reading →

Nyanyian Jiwa – Iwan Fals / Sebuah Kenangan


….lagu yang begitu kuat mempengaruhi kami, …. saat bersama,…. membangun Keluarga Rapat Sebuah Teater (KRST)  komunitas teater di Fakultas Psikologi Universitas Gadjah Mada, Jogyakarta pada tahun 1994-an

NYANYIAN JIWA

Nyanyian jiwa
Bersayap menembus awan jingga
Mega mega
Terburai diterjang halilintar

Mata hati
Bagai pisau merobek sangsi
Hari ini
Kutelan semua masa lalu

Biru biru biru biruku
Hitam hitam hitam hitamku

Aku sering ditikam cinta
Pernah dilemparkan badai
Tapi aku tetap berdiri oh

Nyanyian jiwa haruslah dijaga
Mata hari haruslah diasah
Nyanyian jiwa haruslah dijaga
Mata hari haruslah diasah

Menjeritlah
Menjeritlah selagi bisa
Menangislah
Jika itu dianggap penyelesaian

Biru biru biru biruku
Hitam hitam hitam hitamku

Aku sering ditikam cinta
Pernah dilemparkan badai
Tapi aku tetap berdiri ohoh

Nyanyian jiwa haruslah dijaga
Mata hari haruslah diasah
Nyanyian jiwa haruslah dijaga
Mata hari haruslah diasah

http://musiklib.org/Iwan_Fals-Nyanyian_Jiwa-Lirik_Lagu.htm

……Menjeritlah……menjeritlah selagi bisa,….

menangislah,…jika itu,…. dianggap penyelesaian….

…….pada syair ini kami berteriak,….hingga pernah  sekuriti fakultas mendatangi,….mengetahui bahwa itu kami, sedang berlatih teater,…ia kembali ke pos nya….

salam untuk ….Pak Sarwanto,…..Mbah Trimo,…Mas Meidi,….

ach namanya pun ada yang ku lupa,….

mereka sudah bahagia di sana,…..Amin

….sebuah keping kenangan di pojok kampus itu….

Tips Cepat untuk Mengingat Nama Orang*


Apakah Anda sering terlibat dalam pertemuan atau lokakarya?

Apakah Anda memiliki kesulitan mengingat nama-nama orang-orang baru?

Dalam pekerjaan Saya sebagai Seorang Trainer, Saya sering menghabiskan seluruh hari menjalani sesi dengan orang-orang yang belum pernah Saya temui sebelumnya. Saya mendapatkan nilai lebih dalam mengingat nama-nama orang. Saya sering ditanya bagaimana saya ingat nama banyak orang atau apakah Saya memiliki memori yang kuat.
Saya tidak memiliki memori yang kuat, tapi Saya mampu mengingat banyak nama.

Bagaimana melakukannya? Ada dua hal yang selalu Saya lakukan: Continue reading →

%d bloggers like this: