Monthly Archives: November, 2011

Accelerated Learning (AL)


oleh : Fatchuri Rosidin untuk Ibu Eva, dari diskusi di Linkedin, 22 November 2011

Accelerated Learning (AL) merupakan model pendekatan training yang telah banyak merevolusi program-program training di ratusan perusahaan dunia seperti American Airlines, American Express, Kodak, GE Capital, Zurich Insurance, Bell Atlantic, Travelers Insurance, Chevron, Florida Community College, dll. Pendekatannya yang fun dan kreatif telah menarik minat banyak perusahaan. Salah satu kaidah yang menarik, training berbasis AL hanya memberi porsi 30% untuk lecturing; 70% harus activity based learning. Efektifitasnya telah banyak dibuktikan, bahkan dengan waktu yang jauh lebih singkat dari training konvensional. Trainer tidak harus pandai bicara di kelas untuk jadi praktisi AL, bisa dipelajari bahkan oleh mereka yang baru terjun ke dunia training. Continue reading →

Playback Teater


Apakah Playback Teater itu?

Playback Teater adalah sebuah bentuk improvisasi dari teater yang muncul di Amerika tahun 1975 dan saat ini telah menyebar ke lebih dari 17 negara. Teater ini berawal dari Teater serimonial di Asia dimana tradisi oral dan penceritaan yang diperankan dalam komedi dan drama memainkan peran sangat penting dalam penyebaran budaya kesukuan.

Continue reading →

REALISME DALAM TEATER.


September 1st, 2008 by 20885847
Oleh: Max Arifin.
(I).
A Dictionary of the Theatre (John Russel Taylor, l974: 231) menjelaskan, bahwa Realisme merupakan suatu gerakan drama pada akhir abad sembilan belas yang pada dasarnya agak kurang ekstrim ketimbang (aliran) naturalisme. Tokoh-tokoh aliran Realisme mencoba membuang apa yang disebut the theatre of histrionics dalam bidang acting dan ekses yang terlalu dibuat-buat yang terdapat dalam well-made plays ala Victorien Sardou (seorang dramatist Prancis) dan menggantikan semuanya dengan akting-akting yang tampaknya lebih alamiah dengan lakon-lakon yang—yang disusun dengan hati-hati—kurang tergantung pada coups de theatre yang direncanakan dengan tepat, yang terlalu mekanik. Continue reading →

%d bloggers like this: