Refleksi bagi Aktor Baru dalam ber-Teater


Beberapa waktu yang lalu di Jakarta, aku bertemu dengan seorang Direktur sebuah perusahaan di Tangerang, dalam rangka memberikan arahan untuk proses pelatihan karyawannya, beliau memberikan sebuah Konsep yang berasal dari Kearifan Lokal orang Jawa. Beliau mengharapkan karyawannya memiliki sikap mental yang diajarkan para leluhur tanah Jawa.
Aku mengutip sebagian dan kuterjemahkan dalam bahasa Indonesia, untuk dijadikan bahan refleksi bagi aktor teater yang baru. Karena sikap mental adalah dasar dari proses unutk menjadi “orang” atau aktor. Demikian ujarannya :
Kau Mendengar belum tentu Melihat
Kau Melihat belum tentu Mengerti
Kau Mengerti belum tentu Bisa
Kau Bisa belum tentu Benar
Kau Benar belum tentu Temanja
…… dst (sengaja sebagian saja yang aku ambil, yang sesuai untuk aktor teater baru) Continue reading →

Beberapa Hal yang didapat dari Drama Pengadilan Kasus Kopi Sianida


Hari ini 15 September 2016, Aku melihat Drama Persidangan Kasus Kopi Sianida yang disiarkan langsung oleh TV Swasta. Tentu aku tidak akan membahas masalah hukumnya, apalagi mencoba menjadi hakim dan membuat keputusan salah dan benar. Aku akan memaparkan beberapa hal yang menarik dan dapat kita jadikan pelajaran. Berikut beberapa hal yang menarik itu.

1. Aku melihat adanya usaha yang sungguh sungguh untuk menegakkan keadilan berdasarkan kebenaran. Hal ini ditunjukkan dengan proses yang panjang serta perdebatan yang alot. Continue reading →

Menemani Rekoleksi OMK di Sukamantri


Dengan membawa thema Nature Is Me, OMK Lingkungan Yohanes Pemandi, Paroki Santa Clara, Bekasi, melakukan Rekoleksi bersahabat dengan alam, 9 -10 September 2016. Mereka memilih tempat di Camping Ground Sukamantri, tempat perkemahan yang tepat untuk melihat matahari terbit, lereng Gunung Salak, Bogor, yang menghadap ke Timur.
Aku juga belum pernah di lokasi itu. Aku minta tolong temen yang sudah lama di Bogor, untuk mengantar dari bogor kota ke lokasi. Perjalanan yang menantang. Jalan berbatu berkelok-kelok menanjak. Naik kendaraan roda dua,..wuihs..badan serasa digoncang-goncang. Continue reading →

3 Hal yang Perlu Ada Dalam Latihan Teater dan Saran Menulis yang Lebih Baik


Beberapa hari yang lalu, temen KRST (Keluarga Rapat Sebuah Teater) sebuah kelompok teater Kampus di Fakutas Psikologi UGM, Yogyakarta, mengadakan latihan rutin. Ada pernyataan bahwa latihan rutin kurang diminati, kebanyakan berharap latihan untuk pentas alasannya sudah jelas naskah dan perannya.

Memang beda antara latihan rutin dengan latihan untuk persiapan Pentas, (mengenai bedanya, nanti akan dituliskan pada kesempatan lain). Tulisan kali ini mengungkapkan beberapa kesamaannya.

Ada 3 hal yang perlu dipastikan dalam berlatih teater baik waktu latihan rutin maupun latihan untuk persiapan Pentas, yaitu : Continue reading →

Pelacur Hati


Kemarin aku bertemu lagi dengannya. Dia, lelaki pertama yang membawaku ke dalam kehidupan seksual. Sejak pertama kali bertemu, entah sudah berapa kali kami melakukan hubungan badan. Dia, lelaki pertama yang memberiku bayangan bahwa cinta dan seks adalah satu, lalu seks dan kenikmatan adalah satu. Bagiku, dia adalah sosok lelaki yang kuinginkan, entah….mungkin aku termakan bualannya. Entah juga bualannya yang mana, tentang amannya cinta, atau tentang nikmatnya seks. Continue reading →

Dialog Alam


Aku lelah, aku benar-benar lelah. Bergantung pada harapan, hanya untuk dihempaskan pada kekecewaan. Sebatang pohon harapan di hadapanku, terus aku panjat, dengan kesadaran penuh bahwa yang kupijak hanya ranting rapuh. Setengah aku memanjat, kebahagiaan mulai kurasakan, kilau cakrawala perlahan nampak. Lalu aku terjatuh, dihempaskan ranting rapuh kembali ke tanah. Sakit. Tapi berapa lama aku si manusia dapat mengingat rasa sakit? Continue reading →

Penerapan Psikodrama untuk Anak-anak TK dan ABK


“Tidak banyak yang dapat kita lakukan sendirian. Sangat banyak yang dapat kita lakukan jika kita bersama-sama, seperti yang dilakukan teman- teman kelas TKS di Sekolah Bintang Bangsaku – SBB.
Hanya bisa tersenyum saat melihat wajah teman- teman kecil yang terlihat bingung saat mereka semua diajak untuk bermain membentuk bangunan dengan menggunakan tubuh atau badan mereka.
“Tolong bikin in kakak Christ, pesawat ” intruksi awal yg diberikan pembimbing. Continue reading →

7 Cara Refleksi Harian Yang Dapat Meningkatkan Kemampuan Analisa


Refleksi adalah memikirkan kembali pengalaman ditambahkan fakta fakta yang ada, selanjutnya diolah dengan imajinasi untuk mendapatkan beberapa kemungkinan, yang dapat dijadikan solusi. Refleksi juga merupakan salah satu teknik psikodrama
Meskipun ini lebih ditujukan pada Profesi Pengacara di bidang Hukum, namun saya melihat ada keselarasan juga dengan Profesi sebagai Konselor Psikologis, maka saya terjemahkan agar dapat kita pelajari bersama.

Semoga bermanfaat.

Refleksi harian memainkan peran penting dalam membangun kemampuan analisa dan pengambilan keputusan profesi pengacara. Jika Anda ingin membedakan diri dari orang lain dalam profesi hukum, Anda perlu membuktikan bahwa Anda lebih baik daripada rata-rata kebanyakan orang. Jadi berpikirlah tentang mengembangkan beberapa kemampuan yang membedakan Anda dari rekan-rekan Anda. Kritik utama yang sering pada profesi hukum adalah kurangnya kepedulian terhadap keadilan atau fairness. Jadi mungkin ini adalah salah satu prinsip yang dapat Anda tumbuhkan melalui refleksi harian yang akan meningkatkan kredibilitas Anda. Continue reading →

Ilmu Padi : Berani Tegak Berani Merunduk


…….sambungan China

Bila kita melihat ke belakang, kita akan tahu seberapa jauh kita telah berjalan, seberapa berhasil kita yang hari ini dibandingkan dengan kita yang kemarin. Namun, apa itu keberhasilan? Saya yakin masing-masing orang memiliki tolak ukurnya sendiri. Mungkin ada yang berkata bahwa keberhasilan adalah memiliki banyak uang, yang lainnya berpendapat bahwa keberhasilan adalah memiliki jabatan tinggi, sedangkan yang lainnya lagi menganggap bahwa keberhasilan adalah menjadi terkenal. Yah, masing-masing orang boleh memiliki pendapatnya sendiri. Continue reading →

Asal Usut Asal Usul


Sebenarnya darimanakah asal usul seorang manusia? Ehm, manusia, tampaknya kita berbicara tentang sesuatu yang terlalu jauh, terlalu luas ya? Bagaimana kalau kita berbicara tentang sesuatu yang lebih sempit saja, asal usul saya? Saya…siapa saya? Continue reading →

%d bloggers like this: